Hujan Lebat Redam Hotspot di Kampar, Warga Tetap Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Tambang dan sejumlah wilayah Kabupaten Kampar membuat titik panas (hotspot) dan asap tidak lagi terpantau, Ahad (30/8/2026).
Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat tidak ada kejadian bencana hidrometeorologi hingga Ahad (30/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pemantauan hingga pembaruan pukul 16.00 WIB, belum terdapat kejadian bencana hidrometeorologi yang dilaporkan di wilayah Kabupaten Kampar.
“Untuk hari ini, berdasarkan pemantauan dan laporan yang masuk, kejadian bencana nihil. Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca,” jelas Adi.
Dalam laporan BPBD Kampar, kondisi cuaca berdasarkan pemantauan tercatat cerah dengan suhu berkisar 27–30 derajat Celsius, kelembapan 69 persen, serta kecepatan angin 11,7 kilometer per jam dari arah selatan. Jarak pandang tercatat sekitar 7 kilometer.
Meski kondisi cuaca secara umum cerah, BMKG memberikan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Hujan tersebut berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang.
Adi mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat maupun angin kencang.
“Jika terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah dan segera mencari tempat yang aman,” katanya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




