Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Lebat Redam Hotspot di Kampar, Warga Tetap Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

K
Penulis: Kamaruddin❯
Tim TRC BPBD Kampar bersama Satgas Gabungan saat pemantauan titik api di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Sabtu (29/8/2026).(BPBD Kampar untuk Riaupos.co)
Tim TRC BPBD Kampar bersama Satgas Gabungan saat pemantauan titik api di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Sabtu (29/8/2026).(BPBD Kampar untuk Riaupos.co)

Advertisement

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Tambang dan sejumlah wilayah Kabupaten Kampar membuat titik panas (hotspot) dan asap tidak lagi terpantau, Ahad (30/8/2026). 

Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah.

Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat tidak ada kejadian bencana hidrometeorologi hingga Ahad (30/8/2026) pukul 16.00 WIB.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita mengatakan, berdasarkan laporan dan hasil pemantauan hingga pembaruan pukul 16.00 WIB, belum terdapat kejadian bencana hidrometeorologi yang dilaporkan di wilayah Kabupaten Kampar.

Advertisement

“Untuk hari ini, berdasarkan pemantauan dan laporan yang masuk, kejadian bencana nihil. Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca,” jelas Adi.

Dalam laporan BPBD Kampar, kondisi cuaca berdasarkan pemantauan tercatat cerah dengan suhu berkisar 27–30 derajat Celsius, kelembapan 69 persen, serta kecepatan angin 11,7 kilometer per jam dari arah selatan. Jarak pandang tercatat sekitar 7 kilometer.

Meski kondisi cuaca secara umum cerah, BMKG memberikan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Hujan tersebut berpotensi disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Adi mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat maupun angin kencang.

“Jika terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar rumah dan segera mencari tempat yang aman,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

BPBD Kampar Imbau Warga Tak Terbangkan Drone di Area Operasi Waterbombing

BPBD Kampar Imbau Warga Tak Terbangkan Drone di Area Operasi Waterbombing

Helikopter water bombing turut dikerahkan dalam penanganan karhutla. Namun untuk keselamatan, BPBD meminta masyarakat tak menerbangkan drone

11 Hektare Lahan Terbakar di Desa Pagaruyung, BPBD Kampar Kerahkan Helikopter Water Bombing

11 Hektare Lahan Terbakar di Desa Pagaruyung, BPBD Kampar Kerahkan Helikopter Water Bombing

Penanganan Karhutla di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, kerahkan helikopter water bombing. Total ada 11 hektare lahan terbakar 

Karhutla di Tarai Bangun dan Simpang Petai Padam, BPBD Kampar Pantau Hotspot

Karhutla di Tarai Bangun dan Simpang Petai Padam, BPBD Kampar Pantau Hotspot

BPBD Kabupaten Kampar memastikan dua titik kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kampar telah berhasil dipadamkan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer