Tambang Emas Ilegal di Tanjung Permai Dibongkar, Operator Ekskavator Ditangkap

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Polsek Kampar Kiri mengungkap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Tanjung Permai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.
Dalam penindakan yang dilakukan pada Sabtu (29/8/2026) sore, polisi mengamankan seorang pria berinisial HS (24), yang diduga berperan sebagai operator alat berat di lokasi tersebut.
Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z Siregar pada Jumat (28/8/2026) malam. Warga melaporkan adanya dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di salah satu aliran sungai di Desa Tanjung Permai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kampar Kiri membentuk tim yang terdiri dari tujuh personel untuk melakukan penyelidikan dan penindakan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, petugas menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal. Di antaranya satu unit alat berat ekskavator merek Zoomlion tipe ZE215E berwarna abu-abu, kotak pemisah emas, serta sebuah pondok darurat.
Saat petugas tiba, terdapat lima orang di lokasi. Mereka berusaha melarikan diri ke berbagai arah. Namun, polisi berhasil mengamankan satu orang berinisial HS yang saat itu berada di dalam kabin ekskavator.
Baca Juga: KMP Tirus Meranti akan Masuk Docking, Lintasan Alai Insit - Mengkapan Tanpa Kapal Pengganti
HS diketahui merupakan warga Payakumbuh dan diduga berperan sebagai operator alat berat dalam aktivitas penambangan tersebut.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan HS dan hasil pemeriksaan di lapangan, mesin ekskavator saat petugas tiba dalam kondisi mati karena mengalami kerusakan.
“Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari tersangka di lokasi, saat tim kami tiba di lokasi, mesin ekskavator tersebut memang sedang mati dan dalam proses perbaikan. Hal ini juga dibuktikan langsung oleh petugas saat berupaya menyalakan kembali alat berat tersebut, namun tidak berhasil,” jelas Kapolres.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




