Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambang Emas Ilegal di Tanjung Permai Dibongkar, Operator Ekskavator Ditangkap

K
Penulis: Kamaruddin❯
Polsek Kampar Kiri mengungkap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Tanjung Permai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/8/2026).(Humas Polres Kampar untuk Riaupos.co)
Polsek Kampar Kiri mengungkap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Tanjung Permai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/8/2026).(Humas Polres Kampar untuk Riaupos.co)

Advertisement

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Polsek Kampar Kiri mengungkap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Tanjung Permai, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar. 

Dalam penindakan yang dilakukan pada Sabtu (29/8/2026) sore, polisi mengamankan seorang pria berinisial HS (24), yang diduga berperan sebagai operator alat berat di lokasi tersebut.

Advertisement

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z Siregar pada Jumat (28/8/2026) malam. Warga melaporkan adanya dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di salah satu aliran sungai di Desa Tanjung Permai.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Kampar Kiri membentuk tim yang terdiri dari tujuh personel untuk melakukan penyelidikan dan penindakan. Tim kemudian bergerak menuju lokasi pada Sabtu sekitar pukul 11.00 WIB.

Advertisement

Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB, petugas menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal. Di antaranya satu unit alat berat ekskavator merek Zoomlion tipe ZE215E berwarna abu-abu, kotak pemisah emas, serta sebuah pondok darurat.

Saat petugas tiba, terdapat lima orang di lokasi. Mereka berusaha melarikan diri ke berbagai arah. Namun, polisi berhasil mengamankan satu orang berinisial HS yang saat itu berada di dalam kabin ekskavator.

HS diketahui merupakan warga Payakumbuh dan diduga berperan sebagai operator alat berat dalam aktivitas penambangan tersebut.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan HS dan hasil pemeriksaan di lapangan, mesin ekskavator saat petugas tiba dalam kondisi mati karena mengalami kerusakan.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari tersangka di lokasi, saat tim kami tiba di lokasi, mesin ekskavator tersebut memang sedang mati dan dalam proses perbaikan. Hal ini juga dibuktikan langsung oleh petugas saat berupaya menyalakan kembali alat berat tersebut, namun tidak berhasil,” jelas Kapolres.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Berantas PETI, Polsek Kampar Kiri Bakar Dua Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Bio

Berantas PETI, Polsek Kampar Kiri Bakar Dua Rakit Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Bio

Jajaran Polsek Kampar Kiri melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Batang Bio, Desa Koto Kampar

Hari Ini, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair

Hari Ini, Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair

Pemkab Kampar mencairkan gaji PPPK paruh waktu Oktober 2026 pada 26 Oktober setelah verifikasi data dan perpanjangan SK.

Turnamen Sepak Bola di Buluh Nipis, EMP Bentu Dukung Talenta Muda dan Ekonomi Desa

Turnamen Sepak Bola di Buluh Nipis, EMP Bentu Dukung Talenta Muda dan Ekonomi Desa

16 sekolah sepak bola (SSB) mengikuti turnamen yang berlangsung pada 19 September hingga 18 Oktober 2026 yang didukung EMP Benty Limited

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer