Angin Kencang Persulit Pemadaman Karhutla di Tapung, Api Berhasil Dijinakkan

KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, yang berbatasan dengan Jalan Uka, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang sudah memasuki hari keempat.
Hingga Ahad (13/9/2026) sore, api dilaporkan telah padam, namun sejumlah titik masih mengeluarkan asap.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kampar Azwan,melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, kebakaran terjadi pada lahan gambut dengan vegetasi berupa semak belukar.
“Luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektare. Saat ini api sudah padam, namun masih terdapat asap di beberapa titik,” jelas Adi Candra.
Ia mengatakan, proses pemadaman melibatkan Tim Satgas Karhutla Kampar yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan Manggala Agni. Petugas melakukan pemadaman, pemblokiran sekaligus pendinginan untuk mencegah api kembali membesar.
Sebanyak 55 personel dikerahkan ke lokasi, terdiri dari 10 personel BPBD, 5 personel TNI, 30 personel Polri dan 10 personel Manggala Agni.
Dalam penanganan karhutla tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit mobil BPBD, enam mobil polisi, satu unit alat berat Hitachi, satu mobil milik perusahaan, mesin pompa Honda GX 690, selang berbagai ukuran, nozzle, HT, Y connection, sepeda motor KLX milik BPBD serta satu unit embung sebagai sumber air.
Menurut Adi, salah satu kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah kondisi angin yang berubah-ubah dan cukup kencang sehingga menyulitkan proses pemadaman dan pendinginan.
“Tim terus melakukan pemadaman, pemblokiran dan pendinginan di lokasi untuk memastikan api tidak kembali menyala,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




