Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Kampar Diimbau Waspadai Hujan Lebat dan Kualitas Udara Tidak Sehat

K
Penulis: Kamaruddin❯
ISPU Kabupaten Kampar tercatat sebesar 177 dengan parameter kritis PM2.5, angka tersebut masuk kategori tidak sehat, Rabu (21/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)
ISPU Kabupaten Kampar tercatat sebesar 177 dengan parameter kritis PM2.5, angka tersebut masuk kategori tidak sehat, Rabu (21/10/2026). (Kamaruddin/Riaupos.co)

Advertisement

 

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar mencatat nihil kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kampar pada Rabu (21/10/2026). 

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

Advertisement

Berdasarkan laporan harian BPBD Kabupaten Kampar yang diperbarui hingga pukul 16.00 WIB, prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cerah berawan dengan suhu berkisar 29–30 derajat Celsius, kelembapan 71 persen, serta kecepatan angin 6,6 kilometer per jam dari arah timur. Sementara itu, titik panas (hotspot) dilaporkan nihil.

Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar, Azwan, melalui Kepala Pusdalops Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kabupaten Kampar, Adi Chandra Lukita, menyampaikan bahwa meskipun belum terdapat laporan kejadian bencana, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana.

Advertisement

“Berdasarkan laporan pemantauan hari ini, belum ada kejadian bencana hidrometeorologi yang tercatat di Kabupaten Kampar. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” jelas Adi Candra.

Selain memantau potensi bencana, BPBD Kampar juga mencermati kondisi kualitas udara. Berdasarkan data AQMS/ISPU Kabupaten Kampar pada pukul 15.00 WIB, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat sebesar 177 dengan parameter kritis PM2.5. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, terutama bagi kelompok sensitif, serta menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diharapkan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan kualitas udara.

Sementara itu, berdasarkan pembaruan data PLTA Koto Panjang pada pukul 13.00 WIB, elevasi waduk tercatat 76,19 meter di atas permukaan laut (mdpl). Adapun aliran keluar melalui turbin (outflow turbine) dan aliran masuk waduk (inflow waduk) masing-masing tercatat sebesar 306,97 meter kubik per detik.

BPBD Kabupaten Kampar mengimbau masyarakat agar terus mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi berwenang. Warga juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun menimbulkan bencana.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

ISPU Kampar Capai Angka 181, Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat

ISPU Kampar Capai Angka 181, Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana Adi Candra Lukita sebut ISPU Kampar capai angka 181, kualitas udara tidak sehat.

 ISPU Capai 192 Kategori Tidak Sehat, BPBD Kampar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

 ISPU Capai 192 Kategori Tidak Sehat, BPBD Kampar Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan memperhatikan kondisi kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat

BPBD Kampar Catat ISPU 425 Kategori Berbahaya, Warga Diimbau Waspadai Kabut Asap dan Cuaca Ekstrem

BPBD Kampar Catat ISPU 425 Kategori Berbahaya, Warga Diimbau Waspadai Kabut Asap dan Cuaca Ekstrem

Kualitas udara di Kabupaten Kampar tercatat berada pada kategori berbahaya dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 425

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer