KUOK (RIAUPOS.CO)- Menjelang Ramadan 1446 H, harga sembako di pasar tradisional di Kabupaten Kampar masih stabil. Tetapi harga telur ayam dan daging mengalami kenaikan.
Hal ini terungkap saat Wakil Bupati Kampar Misharti meninjau Pasar Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/2).
Saat peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar Dendi Zulhairi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Nur Ilahi Ali, Plt Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Salmi Hadi, serta Camat Kuok Hadinur Rahman.
Setelah memantau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang serta masyarakat, Wakil Bupati menyampaikan, harga sembako di Pasar Kuok masih dalam kondisi stabil.
’’Alhamdulillah, dari pantauan kami di lapangan, harga-harga masih stabil. Tentu kita berharap kondisi ini tetap terjaga hingga Idulfitri dan seterusnya,’’ ujar Wabup.
Misharti juga menyoroti antusiasme masyarakat dalam berbelanja, yang menunjukkan daya beli masyarakat yang masih tinggi. Menurutnya, ini merupakan indikasi positif bagi perekonomian daerah.
’’Kami melihat perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat cukup tinggi, mudah-mudahan tren ini terus berlanjut,’’ tambahnya.
Misharti menambahkan, untuk menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan dan Idulfitri 1446 H, pemerintah daerah akan mengambil langkah-langkah strategis seperti menggelar pasar murah dan operasi pasar jika diperlukan.
’’Kami akan terus memantau perkembangan harga dan memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,’’ tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Dendi Zulhairi menjelaskan, dari pantauan, harga keperluan pokok masih stabil. Selain harga yang stabil, stok bahan pokok menjelang dan saat Ramadan masih aman.
‘’Yang naik harga telur ayam dari sebelumnya Rp42 ribu per papan naik menjadi Rp43 ribu per papan,’’ jelas Dendi Zulhairi.(kom)
Editor : Arif Oktafian