BANGKINANG (RIAUPOS.CO) - Pemerintah berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Kampar. Fasilitas ini akan berdiri di atas lahan seluas 40 hektare di kilometer 11 Jalan Riau-Garuda Sakti, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar, Yuricho Efril menjelaskan, lahan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Riau yang statusnya telah dibebaskan.
Sebagai langkah lanjutan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dijadwalkan meninjau langsung lokasi pembangunan pada Senin (10/11).
‘’Pembangunan PSEL ini masih menunggu keputusan presiden, karena pembiayaannya akan didukung oleh pihak Danantara,’’ ujar Yuricho, Kamis (6/11).
Yuricho menambahkan, proyek PSEL ini usulan dari Pemprov, Pemkab Kampar, Pemkab Siak dan Pemko Pekanbaru agar dimasukkan dalam program strategis nasional yang akan melibatkan tiga daerah, yakni Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru. Nantinya, instalasi tersebut dirancang untuk mengolah sekitar 1.000 sampai 1.500 ton sampah per hari.
‘’Teknologi yang digunakan akan mengubah sampah rumah tangga menjadi energi listrik. Listrik yang dihasilkan akan dijual ke PLN, dan Pemkab Kampar akan memperoleh bagi hasil dari penjualan tersebut,’’ jelasnya.
Menurut Yuricho, Bupati Kampar Ahmad Yuzar telah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan PSEL di Desa Karya Indah tersebut.
Sebelumnya, rapat koordinasi persiapan proyek ini telah digelar di Rumah Dinas Gubernur Riau, Pekanbaru, pada Senin (3/11). Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Kampar, Pemkab Siak, dan Pemko Pekanbaru.(kom)
Editor : Arif Oktafian