BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026 berdampak pada meningkatnya arus lalu lintas di jalan wilayah Kabupaten Kampar. Lonjakan volume kendaraan mulai terpantau sejak Rabu sore (31/12/2025), baik dari arah Provinsi Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) maupun sebaliknya dari Sumbar menuju Riau.
Peningkatan arus kendaraan tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi dan angkutan penumpang yang memanfaatkan masa libur untuk berwisata maupun pulang kampung. Kepadatan kendaraan terlihat di sejumlah titik strategis, terutama pada jalur-jalur yang menjadi akses utama penghubung antarprovinsi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Aidil melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Edi Yusri mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan intensif sejak beberapa hari terakhir guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang.
"Sejak Rabu sore sudah terjadi peningkatan arus lalu lintas, baik dari arah Riau menuju Sumbar maupun sebaliknya dari Sumbar menuju Riau. Peningkatan ini diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan," ujar Edi Yusri, Kamis (1/1/2026).
Menurut Edi, meskipun curah hujan cukup tinggi mengguyur wilayah Kampar sejak Rabu malam, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai namun lancar. Hingga saat ini, tidak ditemukan hambatan berarti yang dapat mengganggu arus kendaraan.
"Walaupun diguyur hujan, arus lalu lintas masih berjalan lancar. Alhamdulillah, tidak ada laporan terjadinya longsor di titik-titik rawan sepanjang jalan lintas Kampar," jelasnya.
Edi Yusri menambahkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar bersama instansi terkait, seperti Polres dan unsur pengamanan lainnya, terus melakukan koordinasi dalam rangka pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Petugas disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan guna memberikan pelayanan kepada para pengguna jalan.
Selain itu, sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) Natal dan Tahun Baru (Nataru) juga telah disiapkan untuk membantu pengendara yang membutuhkan informasi, bantuan, maupun tempat beristirahat.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama karena kondisi cuaca yang masih sering hujan. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas," imbaunya.
Ia juga mengingatkan para pengendara untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan. Pengendara disarankan untuk memanfaatkan Pos PAM Nataru yang tersedia, termasuk di beberapa SPBU dan titik istirahat yang telah ditentukan.
"Keselamatan adalah yang utama. Jika merasa lelah atau mengantuk, silakan beristirahat sejenak di Pos PAM Nataru atau tempat istirahat yang aman sebelum melanjutkan perjalanan," jelas Edi Yusri.
Editor : Rinaldi