BANGKINANG (RIAUPOS.CO) -- Menjelang peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kampar yang jatuh pada 6 Februari 2026, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Hendri Domo memberikan catatan kritis sekaligus harapan bagi masa depan daerah berjuluk Serambi Mekkah ini.
Hendri menekankan bahwa momentum pertambahan usia ini harus menjadi titik balik bagi Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung aspek kesejahteraan masyarakat.
Dalam keterangannya pada Selasa (3/2/2026), Hendri menyoroti sektor infrastruktur yang dinilainya masih menjadi "pekerjaan rumah" (PR) besar. Fokus utamanya tertuju pada aksesibilitas menuju Desa Wisata Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu.
Sebagai salah satu destinasi unggulan, Buluh Cina dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dalam hal konektivitas jalan. "Hingga saat ini, pengunjung masih sering mengeluhkan infrastruktur yang kurang memadai. Padahal, desa wisata adalah motor penggerak ekonomi lokal," ujar Hendri.
Ia menegaskan, perbaikan akses bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan strategi ekonomi. Jika aksesibilitas diperbaiki, jumlah kunjungan akan meningkat, yang secara otomatis mendongkrak pendapatan rumah tangga warga sekitar.
Selain pembangunan fisik, politisi ini juga mendorong Pemkab Kampar untuk lebih serius mengelola data ekonomi yang akurat. Ia berpendapat bahwa kebijakan yang tepat sasaran hanya bisa lahir dari validitas data indikator ekonomi tahunan yang berkelanjutan.
"Kampar harus berbenah dengan perencanaan matang berbasis data. Kebijakan jangan hanya sekadar menjalankan program rutin, tapi harus menjadi solusi nyata bagi kebutuhan warga," tambahnya.
Menutup pernyataannya, Hendri mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan Kampar yang berdaya saing tinggi.
"Selamat Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kampar. Mari bergandeng tangan membangun daerah dengan sepenuh hati demi mewujudkan Kampar yang maju, sejahtera, dan mandiri," tegasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Hendri Domo
Editor : Rinaldi