KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Tambang akhirnya membantu memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, pada Sabtu (14/3/2026) malam.
Kebakaran yang sebelumnya sempat mengkhawatirkan warga tersebut berhasil padam setelah hujan turun cukup deras selama beberapa waktu di lokasi kejadian.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan bahwa hujan deras yang turun di kawasan tersebut sangat membantu proses pemadaman api yang sebelumnya membakar lahan di Desa Rimbo Panjang.
“Hujan lebat yang mengguyur Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang di lokasi kebakaran menyebabkan api yang membakar lahan akhirnya padam,” jelas Adi Candra, Ahad (15/3/2026)
Adi Candra menjelaskan, sebelumnya, kebakaran lahan tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir karena api terlihat membesar dan berpotensi meluas ke area lain.
"Satgas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar dan BPBD Provinsi Riau bersama warga juga sempat melakukan pemantauan dan upaya pengendalian agar api tidak merambat lebih jauh," jelas Adi Candra.
Namun, sebelum proses pemadaman dilakukan secara maksimal oleh petugas, hujan lebat turun di wilayah tersebut dan membantu memadamkan api secara alami. Kondisi ini membuat situasi di lokasi kebakaran berangsur terkendali.
Adi Candra menambahkan bahwa setelah api padam, petugas tetap melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
"Hal ini penting dilakukan untuk mencegah kemungkinan kebakaran kembali muncul akibat bara api yang masih tersimpan di dalam tanah atau tumpukan vegetasi kering," tegas Adi Candra.
Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim cuaca panas yang dapat memicu mudahnya lahan terbakar.
"Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan," imbau Adi Candra.
Pihak BPBD Kabupaten Kampar juga terus melakukan pemantauan di beberapa wilayah yang rawan kebakaran lahan guna mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.
"Koordinasi dengan aparat desa dan masyarakat juga dilakukan agar jika ditemukan titik api dapat segera dilaporkan dan ditangani dengan cepat," jelas Adi Candra.
Adi Candra menambahkan, dengan padamnya kebakaran tersebut, situasi di Desa Rimbo Panjang kini kembali kondusif dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa. Meski demikian, petugas tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru di wilayah tersebut. (kom)
Editor : M. Erizal