KAMPAR (RIAUPOS.CO) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan bahwa hingga Jumat (20/3/2026) pukul 16.00 WIB, tidak terjadi kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Kalaksa BPBD Kabupaten Kampar Azwan melalui Kepala Pusdalops PB Adi Candra Lukita menjelaskan, berdasarkan laporan harian BPBD, kondisi cuaca di Kampar diperkirakan berawan dengan suhu berkisar 26–27 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 86 persen.
Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan sekitar 8 km/jam serta jarak pandang mencapai 8 kilometer.
"Meski tidak ada kejadian bencana, masyarakat diminta tetap waspada. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," jelas Adi Candra.
Adi Candra menambahkan, kondisi ini diperkirakan terjadi di beberapa wilayah seperti Kecamatan Tapung, Tapung Hilir, dan Tapung Hulu.
Selain itu, BPBD juga melaporkan tidak adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kampar, yang menunjukkan kondisi relatif aman dari potensi kebakaran hutan dan lahan.
Sementara itu, dari data terbaru Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, elevasi waduk tercatat berada di angka 79,01 mdpl. Debit air masuk (inflow) mencapai 424,48 meter kubik per detik, sedangkan debit keluar melalui turbin (outflow) sebesar 58,98 meter kubik per detik.
Dalam kegiatan lainnya, Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Kampar juga tengah melakukan persiapan mobil hias dalam rangka menyambut malam takbiran 1 Syawal 1447 Hijriah.
BPBD Kampar mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang berpotensi ekstrem serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. (kom)
Editor : M. Erizal