WABAH CORONA

Tiga Santri dari Magetan Tambah Daftar PDP di Meranti  

Kepulauan Meranti | Selasa, 12 Mei 2020 - 04:35 WIB

Tiga Santri dari Magetan Tambah Daftar PDP di Meranti  
PANTAU PASIEN: Perawat RSUD Meranti Media Rosa Amk mengenakan alat pelindung diri (APD) saat memeriksa perkembangan kesehatan salah seorang pasien dalam pantauan (PDP) Covid-19. (WIRA SAPUTRA/RIAU POS)

MERANTI (RIAUPOS.CO) -- Pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 Kepulauan Meranti bertambah lagi. Hingga Senin (10/5/2020) siang, jumlahnya menjadi delapan orang jiwa. 

Setelah seorang warga Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur ditetapkan sebagai PDP Jumat (7/5) kemarin, kini kembali tiga orang santri dari Magetan Jawa Timur ikut ditetapkan sebagai PDP.

"Iya semalam lima orang PDP, empat yang telah dinyatakan negatif. Satu orang tambahan akhir pekan lalu masih menunggu hasil. Namun hari ini bertambah lagi tiga orang santri yang baru pulang dari cluster Magetan. Jadi, status data PDP kita menjadi delapan orang," ujar Kadis Kesehatan dr H Misri Hasanto kepada Riaupos.co.


Hasil tracing, ternyata tiga santri yang ditetapkan sebagai PDP pulang dari magetan bersamaan dengan delapan orang santri yang juga warga Meranti. "Jumlah mereka dari Magetan Jawa itu, 13 orang" ujarnya.  

Rincinya, enam orang santri itu warga Kecamatan Tasik Putri Puyu dan enam orang lain warga Kecamatan Tebingtinggi. 

Tiga orang yang memiliki gejala dan telah ditetapkan sebagai PDP Covid-19 , dibeberkan oleh Misri adalah santri dari Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu. Mereka berinisial  F usia 19 tahun, AA usia 16 tahun, dan IA usia19 tahun. Suspect ditetapkan sebagai PDP setelah menjalani rapid tes dan CT-Scan Thorak.

"Satu bus dari Magetan, santri asal Meranti itu tiga belas orang. Enam orang di antaranya dari Tebingtinggi dan sisanya Tasik Putri Puyu. Namun PDP tiga orang itu asal Desa Bandul Tasik Putri Puyu," bebernya. 

Untuk rekan dan keluarga ketiga PDP tersebut saat ini berstatus ODP setelah negatif rapid tes. Namun tetap dipantau oleh tim gugus tugas. 

Ia juga mengaku sedikit khawatir terhadap tiga orang santri yang dimaksud. Pasalnya menurut Misri, belasan santri asal Meranti tersebut satu bus dengan beberapa orang santri cluster Magetan yang dinyatakan positif Covid-19. 

"Mereka satu bus dari Magetan ke Pekanbaru dengan beberapa santri dari kabupaten di Riau lainnya yang telah dinyatakan positif Covid-19. Kita khawatir karena berpotensi," ujarnya. 

Selain itu juga Misri mengaku jika pihaknya telah mengirim sampel pasien ke Pekanbaru untuk di-swab. Dan saat ini ia mereka masih menunggu hasil dan keputusan swab.

Ditambahkan oleh Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Fahri membeberkan, saat ini jumlah ODP yang didata oleh mereka berjumlah 6.957 jiwa. 6.203 telah selesai dipantau, dan sisa 754 masih proses.

"Selain jumlah ODP,  saat ini ada delapan orang PDP, empat orang telah dinyatakan negatif. Sisa empat orang lainnya masih menunggu hasil swab," ujarnya.

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)
Editor: Eko Faizin




youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-14.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com