
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -Kecelakaan laut terjadi di Perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (3/9) sore. Kapal SB Four Brother 03 terbalik setelah bertabrakan dengan SB Eagle 11 sekitar pukul 15.10 WIB.
Hingga Jumat (4/9), kru SB Four Brother 03 belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti Iptu Abdul Roni SH, mengatakan personel Sat Polairud langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.
“Kurang lebih satu menit kemudian anggota Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya penyelamatan terhadap kru SB Four Brother,” ujar Abdul Roni, Jumat (4/9).
Namun, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Petugas di lokasi justru menemukan sejumlah barang yang diduga berasal dari kapal yang terbalik tersebut. Di antaranya kursi kapal, empat busa alas kursi, lifebuoy, life jacket, kayu palet, dan sepasang sandal.
Berdasarkan informasi awal, SB Eagle 11 sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, Kabupaten Siak sekitar pukul 13.00 WIB. Kapal tersebut menuju Bengkel Akian di Selatpanjang untuk memperbaiki busi.
Sekitar pukul 15.00 WIB, setelah perbaikan selesai, SB Eagle 11 kembali melanjutkan perjalanan menuju salah satu APMS di Selatpanjang untuk mengisi bahan bakar. Namun, sekitar 10 menit setelah kembali berlayar, kapal tersebut terlibat tabrakan dengan SB Four Brother 03 di Perairan Selat Air Hitam.
SB Eagle 11 diketahui membawa lima orang. Sementara posisi SB Four Brother 03, berdasarkan laporan awal berada di arah lambung kiri SB Eagle 11 sebelum tabrakan. Tabrakan terjadi pada koordinat N 1.0205° dan E 102.7066°.
Baca Juga: ABK Hilang di Perairan Selat Bengkalis
Kendati demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya peristiwa tubrukan,” kata Abdul Roni.
Pasca kejadian, Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti berkoordinasi dengan Syahbandar, Basarnas dan Pos TNI AL Kabupaten Kepulauan Meranti. Operasi SAR pun dilakukan untuk mencari kru yang masih hilang sekaligus menemukan keberadaan SB Four Brother 03.
Pencarian akan terus dilakukan dengan menyisir perairan sekitar lokasi kejadian. Petugas juga mengumpulkan informasi dan barang-barang yang ditemukan untuk membantu proses pencarian serta penyelidikan kecelakaan laut tersebut.(wir)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




