Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Arus Penumpang Imlek 2026 di Pelabuhan Selatpanjang Naik 4,37 Persen

Wira Saputra • Senin, 16 Februari 2026 | 20:36 WIB
Aktilvitas Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang Kepulauan Meranti, Senin (16/2/2026).
Aktilvitas Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang Kepulauan Meranti, Senin (16/2/2026).

SELATPANJANG(RIAUPOS.CO)- Pergerakan penumpang angkutan laut pada momen Tahun Baru Imlek 2026 di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kepulauan Meranti, menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan rekapitulasi KSOP pada H-7 hingga H-1 Imlek, total penumpang tahun 2026 tercatat sebanyak 18.405 orang. Angka ini meningkat 4,37 persen dibandingkan Imlek 2025 yang mencapai 17.635 orang.

Pada periode 10–16 Februari 2026 (H-7 sampai H-1), jumlah penumpang naik tercatat 6.789 orang dan penumpang turun 11.607 orang. Sementara pada periode 22–28 Januari 2025, penumpang naik berjumlah 6.444 orang dan penumpang turun 11.191 orang.

Dari sisi kunjungan kapal, tahun 2026 tercatat 314 kapal, sedikit menurun dibandingkan 352 kunjungan pada 2025. Meski demikian, volume penumpang justru mengalami kenaikan.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada H-2 Imlek 2026 (15 Februari), dengan total penumpang mencapai 4.076 orang. Jumlah tersebut naik 30,52 persen dibandingkan H-2 tahun 2025 yang tercatat 3.123 orang.

Kenaikan tajam juga terlihat pada penumpang turun di H-2 2026 yang mencapai 3.101 orang atau meningkat 44,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada H-6 (11 Februari 2026), total penumpang mencapai 1.827 orang atau naik 23,86 persen dibandingkan 2025. Namun, pada H-7 dan H-1 tercatat sedikit penurunan dibanding tahun lalu.

Dominasi angka penumpang turun menunjukkan Selatpanjang masih menjadi tujuan utama masyarakat untuk merayakan Imlek bersama keluarga. Peningkatan mobilitas ini juga sejalan dengan rangkaian kegiatan Imlek dan Festival Perang Air yang menjadi agenda tahunan di Kepulauan Meranti.

Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo, S.Si.T, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan arus penumpang dengan meningkatkan pengawasan keselamatan dan koordinasi bersama operator kapal.

“Secara umum terjadi kenaikan total penumpang sekitar 4,37 persen dibanding tahun lalu. Puncak arus memang terlihat pada H-2. Kami sudah melakukan langkah antisipasi, baik dari sisi kelaiklautan kapal, pengaturan jadwal, maupun pengawasan di pelabuhan agar pelayanan tetap aman dan tertib,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Ia menambahkan, meskipun jumlah kunjungan kapal sedikit menurun, kapasitas angkut tetap mampu mengakomodasi peningkatan penumpang yang dimaksud.

“Kami memastikan seluruh kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan. Selain itu, kami juga mengimbau penumpang untuk membeli tiket resmi dan datang lebih awal agar proses boarding berjalan lancar,” tambahnya.

Derita menilai tren peningkatan ini menjadi indikator positif bagi sektor transportasi laut sekaligus mencerminkan membaiknya mobilitas masyarakat pada momen hari besar keagamaan dan budaya.

Dengan kenaikan total 4,37 persen, Pelabuhan Selatpanjang kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai simpul transportasi utama di Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama dalam mendukung kelancaran arus mudik dan kunjungan saat perayaan Imlek 2026.(wir)



Editor : Edwar Yaman
#pergerakan penumpang #pelabuhan selatpanjang #festival perang air #Arus Penumpang #Imlek 2026