Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Kemunculan Titik Api di Tanjung Bakau Direspons Cepat Tim Gabungan

Wira Saputra • Kamis, 26 Maret 2026 | 13:21 WIB

Aparat Polsek Rangsang merespons cepat saat mendeteksi kemunculan titik panas (hot spot) di wilayah Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, Kamis (26/3/2026) pagi.
Aparat Polsek Rangsang merespons cepat saat mendeteksi kemunculan titik panas (hot spot) di wilayah Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, Kamis (26/3/2026) pagi.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang menunjukkan respons cepat saat mendeteksi kemunculan titik panas (hot spot) di wilayah Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, Kamis (26/3/2026) pagi.

Informasi hot spot pertama kali terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning sekitar pukul 06.00 WIB. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Rangsang langsung bergerak ke lokasi guna memastikan kondisi di lapangan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Rangsang AKP Gunawan menegaskan, pihaknya tidak menunggu lama untuk melakukan pengecekan.

“Begitu terdeteksi, personel langsung kami turunkan untuk verifikasi. Langkah cepat ini penting agar potensi kebakaran tidak meluas,” ujar Gunawan.

Tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) segera menuju titik koordinat yang dimaksud. Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, sekitar 20 kilometer, mereka tiba di lokasi pada pukul 10.30 WIB.

Di lapangan, petugas mendapati adanya asap yang berasal dari kawasan kebun kelapa yang bercampur semak belukar. Setelah ditelusuri, sumbernya merupakan api yang muncul di lahan gambut kering.

“Kondisi gambut yang kering sangat rentan terbakar. Tim langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas,” jelasnya.

Gunawan mengakui, proses penanganan tidak mudah. Selain jarak tempuh yang cukup jauh, keterbatasan sumber air di sekitar lokasi menjadi kendala tersendiri bagi petugas.

Meski begitu, hingga kini upaya pemadaman terus dilakukan agar api segera padam dan tidak merambat ke area lain.

Di sisi lain, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah cuaca panas yang rawan memicu kebakaran hutan dan lahan.

“Peran masyarakat sangat penting. Jika menemukan asap atau api sekecil apa pun, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tegas Gunawan.(wir)



Editor : Edwar Yaman
#Desa Tanjung Bakau #karhutla #masyarakat peduli api #hot spot #titik api