SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Arus balik Lebaran di Kabupaten Kepulauan Meranti justru mencapai puncaknya pada H+7 dan H+8 Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan ini dipicu oleh bertepatan dengan momentum perayaan Cengbeng.
Pantauan di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Ahad 29 Maret 2026, menunjukkan kepadatan penumpang yang menjadi tertinggi sejak arus balik dimulai pada H+1. Penumpukan terlihat di hampir seluruh titik. Mulai dari pintu masuk terminal, area dalam terminal, ruang tunggu, hingga akses menuju trestel dan dermaga.
Penumpang tampak berdesakan, baik yang datang maupun yang akan berangkat. Bahkan, sejumlah penumpang mengaku tidak mendapatkan tiket akibat tingginya permintaan.
Kepala KSOP Kelas IV Selatpanjang, Derita Adi Prasetyo, membenarkan lonjakan tersebut. Ia menyebut, tingginya mobilitas tahun ini dipengaruhi dua momentum besar yang terjadi bersamaan, yakni arus balik Idulfitri jelang masuk sekolah serta tradisi Cengbeng.
Berdasarkan data KSOP per 28 Maret 2026 atau H+7, total pergerakan penumpang mencapai 7.584 orang. Rinciannya, 2.611 penumpang turun dan 3.301 penumpang berangkat.
Jumlah ini menjadi yang tertinggi sejak H+1, sekaligus menandai puncak arus balik sejauh ini. Tren peningkatan sendiri sudah terlihat sejak H+2. Dari 5.799 penumpang, kemudian naik menjadi 6.418 di H+3, sempat turun di H+4 menjadi 5.770, lalu kembali meningkat di H+5 sebanyak 6.450, dan H+6 mencapai 6.966 penumpang.
Meski lonjakan cukup signifikan, operasional pelayaran tetap berjalan lancar dan terkendali. KSOP memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal di tengah tingginya arus penumpang.(wir)
Editor : Edwar Yaman