RIAUPOS.CO - Ada sejumlah jenis makanan alami yang tepat berperan dalam menjaga stabilitas tekanan darah dan mendukung fungsi jantung optimal sehingga tekanan darah tinggi dapat dikendalikan.
Lewat pemilihan makanan yang tepat dan kaya nutrisi penyeimbang elektrolit, setidaknya dapat membantu agar tekanan darah tidak naik.
Tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan terhadap dinding arteri meningkat secara terus-menerus di atas ambang normal.
Menurut Kate Patton, RD, ahli gizi dari Cleveland Clinic, tekanan darah dapat dipengaruhi oleh asupan natrium dan kalium harian.
Dilansir dari laman Parade, Kamis (1/5/2025), berikut sejumlah makanan alami ini dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara sehat dan aman
1. Buah Bit
Buah yang kaya nitrat di antaranya buah bit. Buah ini mengandung nitrat tinggi yang berubah menjadi oksida nitrat saat dicerna tubuh. Oksida nitrat berfungsi melebarkan pembuluh darah dan membantu menurunkan tekanan darah.
Mengonsumsi jus bit secara teratur diketahui berdampak signifikan dalam beberapa studi klinis. Warna merah cerahnya juga menandakan kandungan antioksidan yang tinggi.
2. Buah Beri
Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan stroberi mengandung antioksidan kuat yang berperan dalam menjaga elastisitas pembuluh darah. Kandungan vitamin C dan seratnya mendukung metabolisme tubuh secara alami.
Penelitian menunjukkan konsumsi rutin buah beri berdampak positif terhadap kolesterol HDL. Kandungan kalium juga membantu mengatur keseimbangan elektrolit.
3. Pisang
Pisang merupakan salah satu buah kaya kalium dan magnesium, dua mineral penting dalam pengaturan tekanan darah. Studi menunjukkan konsumsi pisang setiap hari dapat membantu menjaga tekanan darah tetap rendah.
Serat di dalamnya juga mendukung pencernaan yang sehat. Pisang mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi sebagai camilan alami.
4. Bayam
Bayam mengandung kalium dalam kadar tinggi yang membantu menetralkan efek natrium. Konsumsi bayam secara rutin terbukti mendukung penurunan tekanan darah pada individu dewasa.
Bayam juga mengandung magnesium dan serat alami. Bayam bisa disajikan mentah atau dimasak tanpa kehilangan nilai gizinya.
5. Buah Delima
Buah delima diketahui dapat menurunkan kadar angiotensin-converting enzyme (ACE), protein yang mempengaruhi pembuluh darah. Konsumsi jus delima berkaitan dengan penurunan tekanan darah jangka pendek.
Buah ini juga tinggi antioksidan dan polifenol. Warna merah delima menunjukkan kandungan flavonoid yang melimpah.
6. Ikan salmon
Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang mendukung fungsi kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah. Kandungan proteinnya rendah lemak jenuh dan kaya kalium.
Disarankan mengonsumsi 2 porsi salmon per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Salmon juga membantu mengurangi resiko stroke dan inflamasi pembuluh darah.
7. Makanan fermentasi
Makanan fermentasi seperti kimchi dan kombucha mendukung keseimbangan bakteri usus. Kesehatan usus berperan penting dalam pengaturan tekanan darah melalui sistem saraf dan hormon.
Penelitian menemukan korelasi antara konsumsi probiotik dan penurunan tekanan darah. Pastikan makanan fermentasi dikonsumsi dalam bentuk alami tanpa tambahan natrium tinggi.
Editor : M. Erizal