JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Banyak manfaat luar biasa dari tahu untuk kesehatan tubuh. Makanan murah meriah ini disebut juga makanan ajaib dan pastilah tak asing bagi masyarakat Indonesia.
Tahu juga dikenal sebagai salah satu superfood nabati yang sangat direkomendasikan. Dengan segala kandungannya, tahu tidak hanya cocok untuk vegetarian tetapi juga bermanfaat bagi siapa saja yang ingin menjalani pola hidup sehat.
Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, tahu diketahui rendah kalori namun tinggi nutrisi penting seperti protein, kalsium, hingga isoflavon. Mari kita simak 10 manfaat tahu putih untuk kesehatan yang perlu kamu ketahui.
1. Mencegah Penuaan Dini
Isoflavon dalam tahu mampu melawan kerusakan kulit akibat radikal bebas. Konsumsi 40 mg isoflavon per hari bisa membantu mengurangi kerutan serta meningkatkan elastisitas kulit.
Selain dikonsumsi, tahu juga bisa dijadikan masker wajah alami. Pasta tahu mengandung nutrisi yang dapat menutrisi kulit dari luar sekaligus menghaluskannya.
2. Menjaga Kesehatan Tulang
Tahu mengandung kalsium dan fosfor yang penting untuk pembentukan serta pemeliharaan tulang. Isoflavon dalam tahu juga terbukti meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada wanita menopause.
Dengan mengonsumsi tahu secara rutin, kita bisa menjaga tulang tetap kuat hingga usia lanjut. Ini penting untuk mencegah keropos tulang dan mempertahankan postur tubuh yang sehat.
3. Kaya Akan Protein Nabati
Tahu mengandung sekitar 8 gram protein per 100 gram, menjadikannya sumber protein nabati yang sangat baik. Kandungan asam amino esensial dalam tahu juga lengkap dan setara dengan protein hewani seperti daging.
Bahkan, secangkir tahu mengandung sekitar 22 gram protein, jauh lebih tinggi dibandingkan susu yang hanya memiliki sekitar 15,3 gram. Ini menjadikannya alternatif yang baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian, terutama bagi yang menghindari produk hewani.
4. Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2
Mengonsumsi kedelai dan olahannya seperti tahu dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi isoflavon sebanyak 100 gram per hari mampu menurunkan gula darah hingga 15 persen dan kadar insulin sebesar 23 persen.
Hal ini menjadikan tahu sebagai pilihan makanan yang baik untuk penderita pradiabetes maupun diabetes. Dengan memasukkan tahu dalam menu harian, kita bisa lebih mudah menjaga kestabilan kadar gula darah.
5. Mengurangi Risiko Kanker
Tahu mengandung isoflavon yang bersifat antioksidan dan berfungsi melawan radikal bebas penyebab kanker. Senyawa ini secara khusus dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat dan kanker payudara.
Kandungan selenium dalam tahu juga meningkatkan pertahanan tubuh dari serangan sel abnormal. Rutin mengonsumsi tahu menjadi salah satu langkah alami dalam pencegahan kanker.
6. Mendukung Fungsi Ginjal
Penderita gangguan ginjal sering mengalami kehilangan protein lewat urine. Protein dari tahu terbukti lebih ramah ginjal dibanding protein hewani, sehingga aman dikonsumsi secara rutin.
Tahu juga dapat meningkatkan fungsi ginjal, terutama bagi pasien dialisis atau yang telah menjalani transplantasi. Dengan mengonsumsi tahu, beban kerja ginjal dapat lebih ringan.
7. Meredakan Gejala Menopause
Isoflavon dalam tahu menyerupai hormon estrogen yang dibutuhkan tubuh saat menopause. Senyawa ini dapat mengurangi gejala seperti hot flashes dan ketidakseimbangan hormon.
Dengan rutin mengonsumsi tahu, wanita usia lanjut dapat menjalani masa menopause dengan lebih nyaman. Ini merupakan solusi alami tanpa harus bergantung pada terapi hormon.
8. Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Protein nabati dalam tahu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Ini berdampak langsung pada berkurangnya risiko penyakit seperti stroke dan aterosklerosis.
Konsumsi tahu secara rutin dapat memperbaiki elastisitas pembuluh darah dan mencegah penyumbatan. Hal ini penting bagi siapa saja yang ingin menjaga kesehatan jantung jangka panjang.
9. Menjaga Kesehatan Jantung
Makan tahu secara teratur terbukti menurunkan risiko penyakit jantung. Konsumsi 50 gram produk kedelai tiap hari dapat memperbaiki kadar lemak darah dan mengurangi risiko sakit jantung hingga 10 persen.
Isoflavon dan saponin dalam tahu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Kandungan ini juga melindungi pembuluh darah dari kerusakan, sehingga menyehatkan sistem kardiovaskular.
10. Meningkatkan Fungsi Otak
Kandungan isoflavon dan lesitin dalam tahu terbukti bermanfaat bagi fungsi otak dan memori. Nutrisi ini membantu produksi senyawa seperti fosfatidilserin yang mendukung kinerja neuron.
Terutama bagi wanita usia 65 tahun ke atas, konsumsi tahu secara rutin dapat mempertahankan daya ingat. Nutrisi otak dari tahu juga baik untuk menjaga kesehatan mental secara umum.
Dengan beragam manfaat di atas, tidak heran jika tahu disebut sebagai makanan ajaib yang murah meriah namun penuh khasiat. Kandungan nutrisinya yang melimpah membuat tahu layak dijadikan menu andalan sehari-hari.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi