Viral Penculikan Bayi Berkedok Hipnotis di Angkot, Polisi: Hoax!

Kick Out Hoax | Selasa, 03 Maret 2020 - 09:40 WIB

Viral Penculikan Bayi Berkedok Hipnotis di Angkot, Polisi: Hoax!

(RIAUPOS.CO) -- Belakangan viral sebuah pesan berantai di media sosial yang menyebutkan telah terjadi penculikan bayi perempuan di dalam angkutan kota (angkot). Dalam pesan itu disebutkan bahwa sang ibu menjadi korban hipnotis sehingga menyerahkan bayinya begitu saja kepada pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono memastikan kabar tersebut adalah hoax. Berdasarkan penelusurannya, tidak ada penculikan anak di angkot 106 jurusan Lebak Bulus-Parung seperti yang ramai dibicarakan warganet.


"Itu hoax, saya sudah share kalau informasi itu hoax," kata Muharram saat dikonfirmasi, Senin (2/3).

Muharram menyebut, jajarannya bahkan telah bergerak cepat mencari pelaku pembuat hoax itu. Karena informasi tersebut meresahkan masyarakat. Pelaku pun berhasil diamankan di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan.

"Ibu yang membuat berita ini sedang diperiksa di Polsek Pamulang, inisial AS," jelasnya.

Kepada penyidik, AS nekad menyebarkan berita bohong karena tengah mengalami masalah keluarga. Namun, pemeriksaan akan terus dilakukan guna mencari fakta dalam kasus ini. "Untuk sementara motifnya adalah permasalahan pribadi atau keluarga," jelas Muharram.

Berikut informasi hoax penculikan bayi di dalam angkot yang viral di media sosial: Telah diculik keponakan dari ibu Yulianah. Umur anak 5 bulan. Jenis kelamin perempuan. Kejadian di angkot Lebak Bulus-Parung. Ibunda si bayi dihipnotis di angkot. Diturunkan di Pondok Cabe oleh pelaku penculikan. Kejadian hari Sabtu 29 Februari 2020 sekitar jam 16.00.  Mohon bagi bapak ibu yg menemukan bayi tersebut agar menghubungi Bu Yulianah di nomor +62 813-1437-8368. Mohon bantu di-share ke semua orang agar lekas diketemukan. Terima kasih.

Kapolsek Parung, Kompol Puji Astono menerangkan, peristiwa tersebut terjadi di Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan. Sehingga dirinya mengarahkan dan mendampingi sang ibu melapor ke Polsek Pamulang.

Puji menambahkan, setelah melaporkan kehilangan bayi perempuannya yang berusia lima bulan, ibu tersebut syok dan bingung.

F A K T A

Berita penculikan bayi ternyata tidak benar. Berita ini disebarkan seorang ibu yang diduga menghadapi masalah keluarga, saat ini sedang diperiksa di Mapolsek Parung.(jpg)





youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU





EPAPER RIAU POS  2020-09-29.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com