
TELUKKUANTAN DAN JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif Suhardiman Amby dan Ketua DPRD Kuansing Juprizal, Senin (6/7). Ini dilakukan untuk pengembangan kasus dugaan suap jual beli jabatan yang dilakukan Suhardiman Amby.
Penggeledahan diawali KPK di rumah pribadi Ketua DPRD Kuansing Juprizal yang berada di Lingkungan 2, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah. Saat penggeledahan, Juprizal tidak berada di tempat. Ya, Juprizal memang menghilang sejak 29 Juni 2026 setelah ruang kerjanya disegel menyusul adanya operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Selesai dari rumah pribadi Ketua DPRD Kuansing tersebut, Tim Penyidik KPK melanjutkan penggeledahan ke Balai Datuk Panglimo Dalam, Desa Pulau Panjang Hulu, Kecamatan Inuman yang menjadi tempat tinggal pribadi Suhardiman Amby. Kedatangan tim KPK didampingi pihak kepolisian.
Belum diketahui secara pasti apa yang dicari dan dibawa tim KPK di Balai Datuk Panglimo Dalam itu. Informasi yang dihimpun Riau Pos di lapangan, KPK tiba sekitar pukul 10.00 WIB Balai Datuk Panglimo Dalam. “Benar, penyidik masih melaksanakan geledah di sejumlah lokasi,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (6/7).
Meski demikian, KPK belum mengungkap secara rinci temuan dari hasil penggeledahan tersebut. Sebab, saat ini penyidik masih menyisir untuk mencari barang bukti dari kasus yang menjerat Suhardiman Amby bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC) Ardiles sebagai tersangka. “Lokasi dan hasilnya nanti kami update lagi,” tegasnya.
Sebelumnya, Ahad (5/7), KPK juga melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Kuansing sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menggeledah ruang kerja bupati, ruang rapat bupati, ruang kerja sekda. Usai menggeledah, KPK pun membuka segel kertas yang bertulisan KPK yang dipasang sejak Selasa (30/6) lalu.
KPK juga membuka segel ruang kerja wakil bupati, ruang kerja asisten I, dan ruang kerja kabag umum dan protokoler. Ahad (5/7), KPK juga menggeledah Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan dan rumah Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing ANY di Kelurahan Simpang Tiga Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah.
Ruang kerja bupati, ruang kerja wakil bupati, ruang kerja sekda tidak terlihat ada staf yang bekerja. Berbeda di ruang kerja, ruang kerja asisten I dan ruang kerja kabag umum dan protokoler yang terlihat ada aktivitas pegawai yang bekerja seperti biasa.
Wakil Bupati H Muklisin yang kini ditunjuk sebagai Plt Bupati sudah menempati ruang itu kembali. Begitu juga di ruang kabag umum dan protokoler, staf di bagian ini terlihat bekerja seperti biasa. “Pak Kabag sedang ikut rapat di multimedia bersama Pak Plt,” kata Hadi, salah seorang staf.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




