Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uniks Beri Penyuluhan dan Pelatihan Mengelola Limbah Pertanian dan Limbah Ternak

D
Penulis: Desriandi Candra❯
FOTO BERSAMA: Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) foto bersama anggota Kelompok Tani Seiya Sekato, Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean, saat penyuluhan dan pelatihan pengelolaan limbah ternak jadi Kompos dan Silase, Selasa (14/7/2026). (Foto Uniks)
FOTO BERSAMA: Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) foto bersama anggota Kelompok Tani Seiya Sekato, Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean, saat penyuluhan dan pelatihan pengelolaan limbah ternak jadi Kompos dan Silase, Selasa (14/7/2026). (Foto Uniks)

Advertisement

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks) kembali melanjutkan komitmennya terhadap implementasi Kampus Berdampak melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Mereka memberikan penyuluhan dan pelatihan bagaimana meningkatkan pendapatan anggota Kelompok Tani Seiya Sekato Desa Pauh Angit Hulu dengan mengelola limbah pertanian dan limbah ternak kerbau menjadi produk pupuk kompos dan produk silase.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (14/7) di Kelompok Tani Seiya Sekato.

Selain dihadiri anggota kelompok tani Seiya Sekato, kegiatan ini dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Kecamatan Pangean, masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintahan Desa Pauh Angit Hulu.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Uniks yang turun terdiri dari Dr Chairil Ezward SP MP, Hj Elfi Indrawanis MM dan H Fitrianto SAg MSh.

Advertisement

Menurut Dr Chairil Ezward SP MP,  kegiatan PKM yang mereka lakukan berjudul “PKM Menuju Desa Mandiri Melalui Pemberdayaan Masyarakat dalam Teknologi, Manajemen Produksi dan Pemasaran Silase dan Pupuk Kompos Jerami Padi di Desa Pauh Angit Hulu”.

Kegiatan PKM ini bertujuan, memberdayakan kelompok tani Seiya Sekato dan masyarakat Desa Pauh Angit Hulu melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam tek­nologi, manajemen produksi dan pemasaran Silase serta pupuk kompos jerami padi.

Diharapkan kegiatan PKM ini berdampak keberdayaan dan berlanjutan di Desa Pauh Angit Hulu. Sasaran PKM ini adalah kelompok tani Seiya Sekato, masyarakat dan Pemerintahan Desa.

Soal sumber biaya, Chairil Ezward menyebutkan, kalau kegiatan PKM ini dibiayai dari hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Pendanaan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) Tahun 2026, dengan nomor kontrak induk 220/C3/DT.05.00/PM/2026. nomor kontrak turunan : 39/LL17/BOPTN PKM/2026 dan 02/LPPMDI/UNIKS/KPKM/IV/2026.

Tim PKM melaksanakan  penyuluhan berupa sosiali­sasi dan Forum Group Discution (FGD) PKM, pengomposan jerami padi menggunakan MOL serasah bambu, Insilase jerami padi untuk pakan ternak, tatakelola kelompok tani profesional, strategi pemasaran produk, uji coba produk kompos ke tanaman, pomosi produk kompos dan produk silase, dan pendampingan dalam penjualan produk.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Sehari, Polisi Bakar 39 Rakit PETI Tersebar di Kabupaten Kuansing dan Kampar

Sehari, Polisi Bakar 39 Rakit PETI Tersebar di Kabupaten Kuansing dan Kampar

Polisi musnahkan 39 rakit PETI di Kuansing dan Kampar, dua pelaku diamankan dalam operasi penertiban tambang emas ilegal.

Tim Kemenag Kuansing Turun ke Lokasi, Aktivitas Ponpes NT Dihentikan

Tim Kemenag Kuansing Turun ke Lokasi, Aktivitas Ponpes NT Dihentikan

Saat ini aktivitas Ponpes NT di Desa Sumber Jaya Kecamatan Singingi Hilir dihentikan. Tim Kemenag Kuansing bersama pihak lainnya turun

Di Kuansing Belum Ada Koperasi Merah Putih Beroperasi, Baru 10 Bangunan yang Siap 100 Persen

Di Kuansing Belum Ada Koperasi Merah Putih Beroperasi, Baru 10 Bangunan yang Siap 100 Persen

Dari 83 unit pembangunan KMP tahap I di Kuansing, baru 10 yang siap 100 persen. Makanya hingga saat ini, belum ada KMP yang beroperasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer