Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selama Pacu Jalur, Ternyata Pemkab Kuansing Raih PAD Rp792 Juta Lebih

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan 19-23 Agustus 2026. (Desriandi Candra/Riaupos.co)
Pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan 19-23 Agustus 2026. (Desriandi Candra/Riaupos.co)

Advertisement

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Event pacu jalur tidak saja menjadi ajang pelestarian budaya dan tradisi. Tetapi juga menjadi momen untuk mencari PAD.

Di event pacu jalur tahun 2026 yang dilaksanakan pada 19-23 Agustus 2026 di Tepian Narosa Telukkuantan, Pemkab ternyata mampu meraih PAD sebesar Rp792.887.291.

Advertisement

Angka itu diperoleh dari jasa perhotelan, makan dan minum, jasa kesenian dan hiburan serta reklame yang dikelola oleh Bapenda Kuansing sebesar Rp164.304.291. Kemudian dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing Rp112.560.000. Berupa retribusi pemanfaatan aset daerah/ terminal Rp33.440.000, retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum Rp57.620.000, dan retribusi penyediaan tempat khusus parkir di luar badan jalan Rp21.500.000.

Dinas Kopdagrin Rp474.700.000. Yang terdiri dari retribusi pelayanan pasar Rp9.500.000 dan retribusi pemanfaatan aset daerah/sewa tanah Pemda Rp465.200.000 (lapak pacu jalur). Kemudian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing Rp39.295.000 dari retribusi layanan persampahan/kebersihan. Yakni masing-masing kebersihan lapak pedagang Rp19.295.000, dan retribusi kebersihan tribun Rp17.000.000.

Advertisement

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kuansing Rp2.028.000 dari pelayanan retribusi tempat rekreasi, wisata dan olahraga.

"Secara keseluruhan PAD yang diraih naik dari tahun 2025 lalu," ungkap Kepala Bapenda Kuansing Dr H Masrul Hakim MPd, Selasa (1/9/2026) usai rapat evaluasi pelaksanaan event pacu jalur.

Masrul Hakim menyebutkan, banyak masukan dari hasil evaluasi yang dilakukan. Misalnya, kedepan untuk penerimaan pajak dan retribusi daerah pada saat pelaksanaan even pacu jalur, pemerintah daerah perlu melakukan optimalisasi sejak tahap awal perencanaan hingga pelaksanaan event.

Dengan melakukan pemetaan seluruh potensi pajak dan retribusi daerah. Seperti jumlah kios, pedagang atau pelaku usaha, penggunaan fasilitas daerah serta fasilitas lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan daerah.

Koordinasi antarperangkat daerah, panitia penyelenggara, dan pengelola lokasi event agar seluruh objek retribusi terdata dan dapat di pungut sesuai ketentuan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Tim Elang Kuantan Polres Kuansing Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Tiga Orang Diamankan

Tim Elang Kuantan Polres Kuansing Ungkap Peredaran Sabu dan Ekstasi, Tiga Orang Diamankan

Tim Elang Kuantan Satuan Reserse Narkoba Polres Kuantan Singingi kembali mengungkap dugaan peredaran narkotika di wilayah hukumnya

Kualitas Udara di Kuansing Berangsur-angsur Membaik

Kualitas Udara di Kuansing Berangsur-angsur Membaik

Indeks kualitas udara (ISPU) Kuansing berangsur-angsur membaik, terlihat dari pemantauan yang dilakukan oleh DLH Kabupaten Kuansing

Pemkab Kuansing Bagikan Masker untuk Lindungi Warga

Pemkab Kuansing Bagikan Masker untuk Lindungi Warga

Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi membagikan masker kepada pengguna jalan di simpang Tugu Pelajar Simpang Tiga Telukkuantan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer