Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai Ketentuan, Pj Sekda Minta Tim Satgas Turun ke SPPG

D
Penulis: Desriandi Candra❯
Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi. (Dok Riaupos.co)
Pj Sekda Kuansing Drs Muradi MSi. (Dok Riaupos.co)

Advertisement

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) -- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) percepatan program MBG melalui evaluasi kinerja serta peningkatan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

Hal ini disampaikan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Drs Muradi MSi, kemarin. Muradi menyampaikan berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri, Satgas MBG di daerah ditugaskan untuk melakukan koordinasi dengan unsur BGN guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan dan pedoman yang telah ditetapkan.

Ia menjelaskan, Satgas MBG Kabupaten Kuantan Singingi telah dibentuk sejak Agustus 2025. Namun, hingga saat ini belum pernah dilaksanakan rapat koordinasi secara khusus dengan pihak BGN.

"Kita ingin mengaktifkan dan memfungsikan kembali Satgas MBG Kabupaten Kuantan Singingi agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal," ujar Muradi.

Lebih lanjut disampaikan, Satgas MBG daerah memiliki tugas melaksanakan inspeksi dan penilaian kesesuaian terhadap SPPG, dengan berpedoman pada petunjuk teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

Advertisement

Pengawasan tersebut juga mencakup evaluasi terhadap makanan yang diproduksi oleh dapur SPPG, sehingga kualitas, kelayakan, dan keamanan pangan yang disalurkan kepada penerima manfaat dapat terus terjaga.

Muradi menegaskan, tim Satgas diminta segera melakukan inspeksi ke sejumlah SPPG di Kabupaten Kuantan Singingi dengan mengacu pada 14 indikator yang terbagi dalam tiga kelompok penilaian.

Dari sejumlah indikator tersebut, aspek keamanan pangan menjadi salah satu perhatian utama dengan bobot penilaian tertinggi, di samping aspek legalitas dan sumber daya manusia (SDM).

"Tim harus turun langsung melakukan inspeksi ke SPPG. Kita ingin memastikan seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian benar-benar diperhatikan, terutama terkait keamanan pangan, legalitas, dan SDM," tegasnya.

Ia juga mengingatkan pelaksanaan tugas Satgas MBG di daerah akan menjadi bagian dari penilaian pemerintah pusat. Hasil evaluasi tersebut nantinya dapat menjadi dasar pemberian penghargaan (reward) maupun sanksi (punishment) sesuai capaian kinerja masing-masing daerah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Wako Agung Lantik 39 Pejabat Pengawas, Tegaskan Lurah Harus Rajin Turun ke Lapangan, Ini Nama dan Jabatannya

Wako Agung Lantik 39 Pejabat Pengawas, Tegaskan Lurah Harus Rajin Turun ke Lapangan, Ini Nama dan Jabatannya

Sebanyak 39 pejabat pengawas di Kota Pekanbaru dilantik oleh Wako Agung Nugroho. Dari jumlah itu, 18 di antaranya adalah lurah.

Masih Banyak SPPG di Inhu Belum Kantongi IPAL tapi Sudah Beroperasi, Satgas MBG Jadwalkan Turun Lapangan 

Masih Banyak SPPG di Inhu Belum Kantongi IPAL tapi Sudah Beroperasi, Satgas MBG Jadwalkan Turun Lapangan 

Ternyata banyak SPPG di Kabupaten Indragiri Hulu belum mengantongi IPAL. Makanya, Satgas MBG dijadwalkan turun lapangan 

Pj Sekda Muradi Tekankan Percepatan Program Prioritas Kesehatan, CKG Baru Capai 28 Persen

Pj Sekda Muradi Tekankan Percepatan Program Prioritas Kesehatan, CKG Baru Capai 28 Persen

Program Cek Kesehatan Gratis di Kuansing baru mencapai 28 persen. Untuk itu Pj Sekda Muradi tekankan percepatan program prioritas kesehatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer