TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Di Basrah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ada sebuah tradisi atau kebiasaan yang dilakukan masyarakat pada saat Idulfitri memasuki hari keenam.
Tradisi ini disebut dengan perayaan Rayo Onom. Biasanya, masyarakat Basrah Kecamatan Kuantan Hilir, berkumpul di rumah godang suku masing-masing.
Begitu juga pada tahun ini, tradisi ini Senin (7/4/2025) kembali diadakan. Pj Sekda Kuansing dr H Fahdiansyah SpOg mewakili Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, sebelum berkumpul ke rumah godang terlebih dahulu melepas rombongan pawai Datuk Penghulu bersama peserta arak-arakan.
Pawai tersebut dihiasi oleh penampilan dari masing-masing desa yang membawa sisampek dan jambar, dengan dihiasi berbagai makanan-makanan ringan dan makanan khas daerah setempat.
Sisampek yang menyerupai gajah, kuda, dan model lainnya itu, menjadi rebutan warga. Anak-anak maupun orang dewasa, laki-laki dan perempuan ikut berebutan. Sehingga menambah semarak suasana perayaan Rayo Onom.
Usai pelepasan, Pj Sekda H Fahdiansyah menyambangi rumah-rumah godang yang berada di Koto Tuo Baserah. Mulai dari rumah godang Suku Melayu, Suku Limo Kampuang, Suku Tigo Kampuang dan Suku Cemin.
Fahdiansyah mengapresiasi penyelenggaraan perayaan Rayo Onom, sebagai budaya dan tradisi yang telah melekat bagi masyarakat Baserah, serta menjadi simbol kebersamaan dalam berkumpulnya Datuk Penghulu dan Pemangku Adat bersama anak kemenakan setelah berpuasa selama enam hari di bulan Syawal.
Menurutnya, perayaan Rayo Onom ini tetap menjadi agenda yang terus terselenggara dan dipertahankan hingga meregenerasi ke anak-cucu nantinya.
"Semoga budaya dan tradisi yang diselenggarakan setiap tahunnya ini akan tetap eksis dan tetap menarik antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi, berkumpul dan berlebaran bersama, bahkan hingga ke anak-cucu kita,"ujar Fahdiansyah.
Selain itu, putra Basrah ini mengajak kepada seluruh masyarakat di Basrah untuk mendukung berbagai program yang telah dicanangkan oleh pemerintahan saat ini.
"Mari kita dukung berbagai program pemerintah daerah di negeri kita ini. Pembangunan tersebut harus kita bangun dengan semangat toleransi dan kebersamaan yang besar. Karena semua daerah di Kuansing mulai dari ujung ke ujung, seluruhnya punya hak yang sama,"paparnya. (dac)
Editor : M. Erizal