Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

“Jenderal” Tepian Narosa Tumbang, Juara Bertahan Melaju

Desriandi Candra • Jumat, 22 Agustus 2025 | 11:31 WIB
Aksi anak tari yang melompat ke aliran Sungai Kuantan dari Jalur Raga Bhayangkara, saat bertanding Pacu Jalur 2025 pada hari kedua di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (21/8/2025)
Aksi anak tari yang melompat ke aliran Sungai Kuantan dari Jalur Raga Bhayangkara, saat bertanding Pacu Jalur 2025 pada hari kedua di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Kamis (21/8/2025)

KUANSING (RIAUPOS.CO) - Per­pacuan jalur hari kedua di Tepian Narosa Telukkuantan, Kamis (21/8) seru, menegangkan dan muncul kejutan. Salah satunya adalah tumbangnya “Jenderal” Tepian Narosa, jalur Siposan Rimbo dari Kecamatan Pangean.


Dari 178 jalur yang saling mengadu cepat di Sungai Kuantan kemarin, aksi Siposan Rimbo dari Kecamatan Pangean sangat ditunggu. Pasalnya, pada tahun ini Siposan Rimbo memilih tidak turun dalam pacu jalur rayon yang digelar. Siposan Rimbo memilih hanya turun di Tepian Narosa.

Siposan Rimbo juga diju­luki sang legenda pacu jalur. Pasalnya, jalur ini sudah menyabet empat kali juara di Tepian Narosa. Gelar juara I diraih pertama kali pada tahun 2014. Lalu, tahun 2016, 2017, dan 2018. Jalur asal Desa Pauh Angit, Kecamatan Pangean ini juga berhasil meraih juara II di Tepian Narosa pada tahun 2013, peringkat VIII tahun 2015, IV tahun 2022, dan XII tahun 2023.

Namun kemampuan anak pacuan Jalur Siposan Rimbo kemarin mendapat lawan tangguh dari jalur asal Indragiri Hulu (Inhu), Tuah Kalajengking Muda Indragiri 2014 yang merupakan rival lama mereka. Beberapa kali perpacuan Jalur Siposan Rimbo yang mengambil lajur sebelah kiri dan Jalur Tuah Kalajengking Muda Indragiri 2014 jalan sebelah kanan pada hilir ke-39.


Sejak sah dilepas dari pancang start, Siposan Rimbo berusaha mendahului lawannya. Tetapi, Jalur Tuah Kalajengking Muda Indragiri 2014 bukan lawan sembarangan. Pada pacu jalur di Inhu, mereka juga salah satu jalur unggulan. Masyarakat Kuansing bersorak sorai memberikan dukungan penuh Siposan Rimbo. Karena perpacuan kali ini adalah perpacuan jalur dua kabupaten, antara kabupaten induk dan kabupaten anaknya.

Kedua jalur memang berpacu sangat seru. Dayungan anak pacuan kedua jalur, terlihat menimbulkan percikan air dan gelombang Sungai Kuantan. Para penonton yang ada di Desa Seberang Taluk, bahkan turun ke dalam sungai untuk memberikan dukungan. Meski sudah berjuang sekuat tenaga, Siposan Rimbo harus mengakui ketangguhan Tuah Kalajengking Muda Indragiri 2014. 

Laga seru lainnya terjadi antara Jalur Putri Anggun Sibiran Desa Banjar Padang Kecamatan Kuantan Mudik yang ditantang Jalur Siligi Biso Pulau Kiambang Desa Sampu Rago Hulu Kuantan pada hilir ke-26. Meski anak pacuan Jalur Silogisme Biso Pulau Kiambang sudah berusaha, tetapi Jalur Putri Anggun Sibiran Tulang yang merupakan peraih juara I Pacu Jalur 2024 lalu, terlalu kuat.

Jalur Siligi Biso Pulau Kiambang harus menyerah di pancang pemisah kelima. Sehingga sang juara 2024, Jalur Putri Anggun Sibiran Tulang melaju ke hari ketiga. Lalu ada Jalur Tuah Keramat Bukit Embun dari Gumanti Inhu juga berhasil lolos setelah mengakhiri perlawanan Jalur Kalajengking Tigo Jumbalang Desa Sungai Manau Kecamatan Kuantan Mudik yang berpacu di hilir 61. 

Jalur tangguh lain dari Inhu yang berhasil lolos, yakni Jalur Tuah Keramat Sialang Soko Peranap Inhu pada hilir 76. Yang tak kalah menarik adalah jalur pendatang baru dari Kamang Baru Sijunjung, Sumatera Barat pada hilir 107. Meski sebagai pendatang baru di arena perpacuan jalur Tepian Narosa tahun ini, penampilan anak pacuan Jalur Telabang Sati Miyor Dubalang Hitam cukup menarik perhatian. 

Jalur ini mendapat lawan yang cukup tangguh yakni Jalur Onggang Parau Desa Kepala Pulau Kecamatan Kuantan Hilir. Namun, Jalur Telabang Sati Miyor Dubalang Hitam mampu menang dengan meyakinkan.

Jalur-jalur lain yang juga lolos adalah Panglimo Olang Putiah Hulu Kuantan, Toduang Biso Rimbo Piako Kecamatan Kuantan Mudik, Batu Lompatan Harimau Kompe Kecamatan Kuantan Mudik, Lompatan Keramat Panjang Kopah Kuantan Tengah, Tuah Inayah Mendulang Untung Desa Pulau Aro Kecamatan Kuantan Tengah yang juga mantan juara Tahun 2007.

Jalur Rajo Tunggal Rimbo Bunian Desa Seberang Taluk Kecamatan Kuantan Tengah dan beberapa jalur lainnya.  Begitu juga Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah. Jalur yang menjadi tempat tarian togak luan Rayyan Arkan Dikha yang berpacu pada hilir 88 berhasil menumbangkan Jalur Siganteng Ibu Kota dari Desa Sawah Kecamatan Kuantan Tengah. 

Tetapi banyak di antara jalur unggulan kalah dan harus “pulang kajang” lebih awal. Dari perpacuan hingga hari kedua, maka di hari ketiga akan berpacu 114 jalur. 

Pemerintah Pusat Akan Bangun Arena Pacu Jalur

Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby didampingi Kadis PUPR, Ade Fahrer Arif memastikan jika pemerintah pusat akan membangun arena pacu jalur dan pendukung lainnya di tahun mendatang. Hal itu di tegaskan saat mendampingi Gubernur Riau, Abdul Wahid, Kamis (21/8). 


“Pak Wapres, Gibran Rakabuming Raka sudah menegaskan bahwa elemen pendukung pacu jalur akan jadi prioritas,” ucap Bupati H Suhardiman Amby. 

 

Informasi yang diterima dari kementerian terkait, konsep water front city yang ditawarkan Kuansing sudah menjadi atensi pemerintah pusat. Bahkan dalam waktu dekat, jembatan gantung yang ada di pancang finish akan di bangun permanen. 

 

Untuk areal Taman Jalur juga akan dibangun permanen dengan desain yang sudah ada. “Pokoknya, kita berkomitmen mengubah wajah ibukota Kuantan Singingi lebih baik. Apalagi didukung penuh oleh pemerintah pusat,” ujarnya.(dac) 

Editor : Bayu Saputra
#Anak jalur #Pacu Jalur 2025 #kuansing #pacu jalur kuansing