Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Masyarakat Keluhkan Jalan Rusak Eks Transmigrasi pada 3 Kecamatan di Kuansing, Berharap Segera Diaspal

Desriandi Candra • Minggu, 16 November 2025 | 19:34 WIB

Tim BPJN Riau menggesa perbaikan ruas jalan Kuansing-Pekanbaru yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Tim BPJN Riau menggesa perbaikan ruas jalan Kuansing-Pekanbaru yang sebelumnya mengalami kerusakan.
) - Wakil Bupati Kuansing H Muklisin menaruh harapan besar pada Kementerian Transmigrasi RI, untuk mengabulkan perbaikan dan pengaspalan jalan di tiga Kecamatan Kuansing eks transmigrasi itu.

Masing-masing, Kecamatan Singingi Hilir, Kecamatan Singingi dan Kecamatan Logas Tanah Darat. Sebab, perbaikan ruas jalan itu menjadi harapan besar masyarakat Kabupaten Kuansing yang tinggal di daerah itu.

Alasan Wabup Muklisin pada Kementerian Transmigrasi itu bukan tanpa alasan.

Sebab, kondisi ruas jalan ini banyak yang sudah rusak dan memprihatinkan.

Bahkan, mobil orang nomor dua di Kabupaten Kuansing itu, beberapa kali ikut terpuruk melintasi ruas jalan eks transmigrasi di Kecamatan Logas Tanah Darat.

Pemkab, sudah berupaya. Tetapi tidak bisa berbuat banyak. Karena anggaran APBD yang terbatas.

"Makanya kita sangat berharap kucuran anggaran APBN ke Kuansing melalui Kementerian Transmigrasi. Ini adalah harapan masyarakat Kabupaten Kuansing yang tinggal di kecamatan itu," kata Wabup H Muklisin pada Riaupos.co, Sabtu (15/11/2025) kemaren.

Menurut H Muklisin, Kabupaten Kuansing memiliki prasarana jalan sepanjang 1.558,906 Kilometer jalan kabupaten dan 357 unit jembatan. Lalu 215,660 kilometer jalan provinsi dan 123,420 kilometer jalan nasional.

Sebagian jalan di Kabupaten Kuansing, berada di Kecamatan Singingi Hilir, Singingi dan Logas Tanah Darat yang merupakan daerah eks transmigrasi.

Pembangunan jalan eks transmigrasi bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan konekvitas di daerah-daerah yang dulunya adalah kawasan transmigrasi. Pembangunan ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sosial, infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Makanya, Pemkab mengusulkan sekitar pembangunan, perbaikan dan pengaspalan jalan sekitar 80 kilometer yang menghubungkan tiga Kecamatan itu. Masing-masing, ruas jalan Sako-Trans SKP II sepanjang 26,03 kilometer, ruas jalan Sukaraja-Giri Sako 15,61 kilometer, ruas jalan Sentajo-Muara Langsat 8,80 kilometer, ruas jalan Simpang Handoyo-Sumber Datar 5,01 kilometer.

Ruas jalan Air Mas-Sungai Keranji 2,83 kilometer, ruas jalan simpang Sambung-Kebun Lado 2,30 kilometer, ruas jalan Sungai Sirih-simpang empat Wanasari 5,77 kilometer, dan ruas jalan simpang empat Wanasari-Desa Suka Maju 12,64 kilometer dengan total anggaran Rp394.950.000.000, -miliar.

Baca Juga: NI PPPK Paruh Waktu Belum Keluar, Kepala BKPP Kuansing Sebut Masih Berproses di BKN

"Kita berusaha dan berdoa, mudah-mudahan ini di kabulkan. Dan memang harapan kita," ujarnya.

Editor : Eka G Putra
#logas tanah darat kuansing #Singingi Hilir #singingi #kuansing #Jalan rusak di kuansing #Jalan Eks Transmigrasi