TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Dinas Kopdagrin Kabupaten Kuansing terus mengamati pergerakan harga jual harga sembako di pasaran.
Memasuki hari ke 10 Ramadan 1447 H, harga-harga sembako cenderung bertahan dibandingkan saat memasuki awal bulan puasa.
"Pantauan kita, harga sembako cenderung bertahan," ungkap Kadis Kopdagrin Kuansing, Drs Masnur MM melalui Pejabat Fungsional Perdagangan, Herlinawati, Ahad (1/3/2026).
Dari pantauan Dinas Kopdagrin Kuansing, Ahad (1/3/2026), lanjut Herlinawati, harga cabe merah keriting sedikit mengalami kenaikan. Dari Rp45.000 per Kg menjadi Rp50.000 per Kg atau naik Rp5000 per Kg.
Sementara rawit merah turun Rp5.000 per Kg. Dari Rp80.000 menjadi Rp75.000 per Kg. Rawit hijau masih tetap Rp40.000 per Kg.
Kemudian bawang merah masih tetap Rp40.000 per Kg, bawang putih tetap Rp35.000 per Kg. Kemudian sayur-sayuran sedikit naik.
Seperti timun naik Rp2000 dari Rp13.000 per Kg menjadi Rp15.000 per Kg. Tomat turun dari Rp18.000 menjadi Rp15.000 per Kg, sawi hijau naik dari Rp10.000 jadi Rp12.000 per Kg.
Sementara untuk harga beras beras berbagai merek masih tetap, dari Rp13.100 per Kg sampai Rp15.500 per Kg.
Harga telur ayam ras juga masih tetap Rp31.000 per Kg daging sapi tetap Rp130.000 per Kg. Minyak goreng curah tetap Rp17.100 per liter, minyak goreng premium tetap Rp23.000 per liter, minyakita tetap Rp17.500 per liter.
Gula pasir curah tetap Rp18.000 per Kg dan gula pasir premium juga masih tetap Rp18.700 per Kg.
" Yang naik banyak di komoditi sayur-sayuran seperti timun, sawi. Karena permintaan yang banyak di bulan Ramadhan. Sementara yang lain tetap, karena persediaan cukup dan banyak masuk dari luar,"ungkap Herlinawati. (dac)
Editor : M. Erizal