TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuansing hingga Kamis (19/3/2026) dini hari membuat Sungai Batang Ulo Kecamatan Hulu Kuantan meluap.
Akibatnya, 85 rumah warga di Desa Tanjung Medang dan Desa Mudiak Ulo terendam luapan banjir Sungai Batang Ulo. Air mulai merambat ke jalan dan rumah warga sekitar pukul 11.30 WIB.
"Air sungai Batang Ulo mulai merambat pemukiman warga sejak pukul 11.30 Wib," ungkap Camat Hulu Kuantan, Azizman pada Riaupos.co.
Azizman mengatakan, pada Kamis siang ketinggian air mencapai 60 cm. Air meluap dari Desa Tanjung Medang lalu ke Desa Mudiak Ulo. Akibatnya, 45 rumah warga Desa Tanjung Medang dan 40 rumah di Desa Mudiak Ulo terendam luapan.
Sungai Batang Ulo memang melintasi Desa Tanjung Medang dan Desa Mudiak Ulo. Dua drsa ini selalu jadi langganan banjir luapan Sungai Batang Ulo kalau intensitas hujan lebat dan berlangsung lama.
Hingga menjelang berbuka puasa, air sungai sudah jauh surut. Di bawah lutut orang drsa. Pemerintah Kecamatan Hulu Kuantan bersama Polsek Hulu Kuantan, sudah melaporkan peristiwa itu ke BPBD Kuansing dan Bupati Kuansing.
Meski luapan air sungai Batang Ulo sudah surut, kata Azizman, tetapi masih berpotensi hujan. Karena itu, ia bersama Kapolsek Hulu Kuantan menghimbau agar masyarakat waspada, memindahkan alat-alat elektronik yang rawan rusak ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
Sementara mereka akan terus melakukan pantauan lapangan. Untuk bantuan, BPBD Kuansing segera mengirimkan bahan makanan cepat saji. "BPBD Kuansing malam ini akan mengirimkan makanan cepat saji warga, seperti indomi dan lainnya," ujar Azizman. (dac)
Editor : M. Erizal