Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditutup, Warga Tetap Beraktivitas di RTH

P
Penulis: Prapti Dwi Lestari❯
DATANGI RTH: Warga tetap mendatangi RTH Putri Kaca Mayang meskipun ditutup sementara waktu oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, Ahad (20/9/2026).(Prapti Dwi Lestari/riau pos)
DATANGI RTH: Warga tetap mendatangi RTH Putri Kaca Mayang meskipun ditutup sementara waktu oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, Ahad (20/9/2026).(Prapti Dwi Lestari/riau pos

Advertisement

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menutup sejumlah tanam kota dan ruang terbuka hijau (RTH) akibat kabut asap. Namun ternyata, masih ada masyarakat yang tetap beraktivitas di RTH dan taman kota.

Pantauan Riau Pos, Ahad (20/9) sore, sejumlah pedagang kaki lima yang menggunakan motor berjualan di depan RTH Putri Kaca Mayang yang sudah ditutup dan dipasang spanduk pengumuman. Di sisi lain, sejumlah warga masih tetap nekat masuk kedalam kawasan tanaman walaupun pagar taman ditutup.

Seorang pengunjung RTH Putri Kaca Mayang bernama Agung Santoso mengaku sengaja mengunjungi kawasan RTH untuk menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga. Namun ia baru mengetahui jika kawasan RTH masih ditutup sementara waktu begitu sampai di lokasi.

Meskipun demikian, ia tetap menikmati kuliner yang dijual pedagang kaki lima di sekitar kawasan RTH.

”Saya kira sudah buka lagi, setelah hujan deras mengguyur beberapa waktu lalu. Ternyata masih tetap ditutup. Jadi saya sama keluarga menikmati kuliner di sekitar Jalan Sumatera,” katanya 

Advertisement

Sementara itu, seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku sengaja datang ke lokasi karena ingin berjualan seperti biasanya. Walaupun dirinya mengetahui kawasan RTH masih ditutup dan pedagang diminta untuk tidak berjualan di sekitar lokasi, namun dirinya tetap nekat demi mencari nafkah.

”Memang sudah tahu RTH ditutup sementara. Tapi pas saya lewat di sini banyak masyarakat yang datang, tentu ada kesempatan untuk berjualan, makanya jualan bakso bakar di sini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengatakan, pihaknya menutup sementara tiga ruang publik menyusul kualitas udara yang belum menunjukkan perbaikan. Tiga ruang publik yang ditutup sementara meliputi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman, RTH Tunjuk Ajar Integritas, serta satu taman kota lainnya.

DLHK Pekanbaru turut mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat.

”Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota di Pekanbaru akan dibuka kembali setelah kualitas udara Pekanbaru dinilai membaik dan aman bagi masyarakat,” tutupnya.(ayi)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Dampak Pencemaran Udara, Tiga RTH di Pekanbaru Ditutup Sementara

Dampak Pencemaran Udara, Tiga RTH di Pekanbaru Ditutup Sementara

DLHK Pekanbaru mengambil langkah pencegahan untuk melindungi masyarakat dari dampak pencemaran udara akibat asap karhutla

Wako Agung Kembali Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di RTH Tunjuk Ajar Integritas, Warga Pekanbaru Diundang Ramaikan Partai Final

Wako Agung Kembali Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di RTH Tunjuk Ajar Integritas, Warga Pekanbaru Diundang Ramaikan Partai Final

Warga Kota Pekanbaru diundang untuk meramaikan partai Final Piala Dunia 2026. Wako Agung gelar Nobar di RTH Tunjuk Ajar Integritas

Pemko Pekanbaru Ingatkan Pengembang Sediakan 30 Persen RTH untuk Dukung Green City

Pemko Pekanbaru Ingatkan Pengembang Sediakan 30 Persen RTH untuk Dukung Green City

Wakil Wali Kota )Wawako) Pekanbaru Markarius Anwae mengingatkan pengembang agar menyediakan 30 persen RTH untuk dukung green city.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer