
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menutup sejumlah tanam kota dan ruang terbuka hijau (RTH) akibat kabut asap. Namun ternyata, masih ada masyarakat yang tetap beraktivitas di RTH dan taman kota.
Pantauan Riau Pos, Ahad (20/9) sore, sejumlah pedagang kaki lima yang menggunakan motor berjualan di depan RTH Putri Kaca Mayang yang sudah ditutup dan dipasang spanduk pengumuman. Di sisi lain, sejumlah warga masih tetap nekat masuk kedalam kawasan tanaman walaupun pagar taman ditutup.
Seorang pengunjung RTH Putri Kaca Mayang bernama Agung Santoso mengaku sengaja mengunjungi kawasan RTH untuk menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga. Namun ia baru mengetahui jika kawasan RTH masih ditutup sementara waktu begitu sampai di lokasi.
Baca Juga: TPA Bisa Tempat Minum Kopi dan Makan Pengelolaan Sampah oleh DLHKP Inhu
Meskipun demikian, ia tetap menikmati kuliner yang dijual pedagang kaki lima di sekitar kawasan RTH.
”Saya kira sudah buka lagi, setelah hujan deras mengguyur beberapa waktu lalu. Ternyata masih tetap ditutup. Jadi saya sama keluarga menikmati kuliner di sekitar Jalan Sumatera,” katanya
Sementara itu, seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku sengaja datang ke lokasi karena ingin berjualan seperti biasanya. Walaupun dirinya mengetahui kawasan RTH masih ditutup dan pedagang diminta untuk tidak berjualan di sekitar lokasi, namun dirinya tetap nekat demi mencari nafkah.
”Memang sudah tahu RTH ditutup sementara. Tapi pas saya lewat di sini banyak masyarakat yang datang, tentu ada kesempatan untuk berjualan, makanya jualan bakso bakar di sini,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengatakan, pihaknya menutup sementara tiga ruang publik menyusul kualitas udara yang belum menunjukkan perbaikan. Tiga ruang publik yang ditutup sementara meliputi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman, RTH Tunjuk Ajar Integritas, serta satu taman kota lainnya.
DLHK Pekanbaru turut mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada kategori sangat tidak sehat.
”Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan taman kota di Pekanbaru akan dibuka kembali setelah kualitas udara Pekanbaru dinilai membaik dan aman bagi masyarakat,” tutupnya.(ayi)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




