
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membentuk Tim Lestari (Lingkungan Elok, Sehat, Tertata, Aman, Resik, dan Indah) yang ditempatkan di 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru.
Pembentukan Tim Lestari merupakan inisiatif Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan, terutama tumpukan sampah, drainase tersumbat, serta kondisi lingkungan yang membutuhkan penataan dan pembersihan.
Melalui tim tersebut, penanganan persoalan kebersihan diharapkan bisa dilakukan lebih cepat, dekat dengan masyarakat, dan terkoordinasi. Tim Lestari juga didukung kendaraan operasional serta perlengkapan kerja untuk menunjang aktivitas petugas di lapangan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pembentukan Tim Lestari merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, persoalan kebersihan lingkungan membutuhkan penanganan yang berkelanjutan. Terlebih, tumpukan sampah yang dibiarkan dan drainase yang tersumbat dapat menghambat aliran air serta meningkatkan risiko terjadinya genangan ketika hujan.
“Kami ingin penanganan persoalan kebersihan lingkungan di Pekanbaru bisa lebih cepat dan terkoordinasi. Karena itu, Tim Lestari kami tempatkan di 15 kecamatan agar bisa lebih dekat dengan masyarakat dan langsung menangani persoalan yang ditemukan di lapangan,” ujar Agung.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Mangrove Paghet Seghagah, PLN dan Pemerintah Perkuat Konservasi Pesisir Bengkalis
Ia menjelaskan, Tim Lestari memiliki tugas utama membersihkan sampah, melancarkan saluran drainase, serta merapikan lingkungan. Kehadiran tim ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam menjaga kebersihan di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.
“Kita ingin Pekanbaru menjadi kota yang bersih, sehat, tertata, dan nyaman. Tidak boleh ada persoalan sampah dan drainase yang dibiarkan berlarut-larut. Kita berupaya agar setiap persoalan lingkungan bisa ditangani dengan lebih cepat,” katanya.
Agung juga menegaskan, upaya menjaga kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat agar lingkungan yang telah dibersihkan tetap terjaga.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya, tidak menjadikan parit sebagai lokasi pembuangan sampah, serta memastikan saluran air di sekitar tempat tinggal tetap bersih.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




