HANYA MELAYANI PENDAFTARAN PENCATATAN NIKAH

Kemenag Setop Pendaftaran Akad Nikah Baru

Nasional | Sabtu, 04 April 2020 - 09:47 WIB

Kemenag Setop Pendaftaran Akad Nikah Baru
Kamaruddin Amin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Di tengah status darurat wabah Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat menunda akad nikah. Selain itu Kemenag juga menyetop pendaftaran permohonan akad nikah baru. Penghentian ini berlaku di masa darurat Covid-19.

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan mereka sudah menerbitkan surat edaran baru terkait protokol penanganan Covid-19 dalam pelayanan bimbingan masyarkat (bimas) Islam. Termasuk di antaranya adalah layanan pernikahan.


"Permohonan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19 untuk pendaftaran baru tidak dilayani," katanya kemarin. Untuk itu Kamaruddin meminta masyarakat menunda pelaksanaan akad nikah yang sudah terjadwal. Mendekati bulan Ramadan seperti saat ini, proses akad nikah cukup banyak di seluruh tanah air. Kamaruddin menegaskan yang ditutup sementara adalah permohonan pelaksanaan akad nikah. Sedangkan pelayanan pendaftaran layanan pencatatan nikah tetap dibuka. Itupun hanya dilakukan secara online melalui website simkah.kemenag.go.id.

Mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag itu mengatakan penghentian sementara layanan akad nikah akan menyesuaikan kondisi penanganan wabah Covid-19 di tanah air. Untuk itu Ditjen Bimas Islam akan terus memantau perkembangannya. Masyarakat diminta untuk mengecek informasi resmi dari Kemenag sehingga tidak termakan berita palsu atau hoax.

Kamaruddin mengatakan di masa darurat Covid-19 ini, pelayanan akad nikah hanya dilayani bagi calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum 1 April 2020. Pelayanan akad nikah itupun hanya dilaksanakan di kantor urusan agama (KUA). Sementara untuk layanan pencatatan nikah di luar KUA ditiadakan.

"Aturan ini dibuat dalam kondisi kedaruratan kesehatan karena wabah Covid-19," katanya. Dia berharap masyarakat bisa memahami dan menyesuaikannya. Kamaruddin menuturkan tingkat kedaruratan penularan virus corona di tiap daerah berbeda-beda. Untuk itu KUA wajib meningkatkan koordinasi dan mematuhi serta melaksanakan ketentuan jaga jarak yang berlaku di daerah masing-masing.

Menurut Kasubdit Mutu Sarana Prasana dan Sistem Informasi KUA Ditjen Bimas Islam Kemenag Anwar Saadi data per pukul 15.00 WIB kemarin yang terekam di simkah.kemenag.go.id, permohonan akad nikah untuk tanggal 3 April sebanyak  4.375 pasangan di seluruh Indonesia.

Sementara pendaftar online kemarin tercatat sebanyak 2.427 catin. Data yang sudah tercatat dan akan melangsungkan akad nikah di bulan ini ada 6.399 calon pengantin. Anwar menambahkan bahwa KUA yang sudah terhubung simkah sebanyak 5.437 kantor. Dari jumlah itu ada sebanyak 1.963 KUA yang kemarin menerima pendaftaran online.(wan/jpg)






Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU


Achmad - Idul Fitri

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-06-01.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com