ADA POTENSI TERTULAR VIRUS

PMI Ingatkan Jangan Lengah Saat New Normal

Nasional | Sabtu, 06 Juni 2020 - 01:39 WIB

PMI Ingatkan Jangan Lengah Saat New Normal
Petugas medis mengambil sampel darah pada saat melakukan rapid test Covid-19 kepada pedagang di Pasar Palmeriam, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020). (DOK JAWAPOS.COM)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Palang Merah Indonesian (PMI) meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan hidup bersih dan sehat untuk menghindari penularan Covid-19, meskipun Indonesia akan memasuki fase new normal. PMI siap mendampingi masyarakat untuk memasuki fase tatanan hidup baru (new normal).

Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) PMI Sudirman Said saat menjadi pembicara dalam Dreya Forum via virtual Jumat, (5/6). Aturan protokol kesehatan harus dipatuhi.


"Meskipun saat ini kita akan memasuki kehidupan normal baru, kami minta masyarakat untuk tetap disiplin untuk menjalankan hidup bersih dan sehat demi menghindari penularan Covid-19. Untuk itu Kami akan selalu siap mendampingi masyarakat untuk memasuki fase new normal," ujar Sudirman Said.

Sudirman menambahkan hal pertama adalah menghindari virus dengan selalu cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak. Kedua, putus rantai penularan dengan penyemprotan cairan disinfektan ke tempat-tempat umum yang dicurigai menjadi tempat transit virus.

PMI sudah melakukan penyemprotan disinfektan di 63.547 area dengan memberikan layanan ambulans milik PMI telah melayani pasien Covid-19 sebanyak 264 dan hearse ambulance sebanyak 109 angkutan. Layanan kendaraan (vehicle) berupa: 35 unit Gunner Spraying, 200 unit Grandmax Spraying, 22 Unit truk tangki, dan 30 unit pengisi ulang tangki.

Distribusi logistik berupa 2.732.150 pcs masker bedah, 2.136.111 pcs masker kain, 32.192 pcs masker N95 dan lain lain. Sementara donasi uang tunai yang telah disalurkan PMI tercatat sebanyak Rp53.170.354.599.

"PMI selalu menekankan kepada seluruh relawan di berbagai daerah untuk menjalin kerja sama dengan Pemda, TNI, Polri," tegasnya.

Selain berkerja sama dengan pemerintah, PMI juga melibatkan organisasi kemasyarakatan dan keagaamaan seperti Dewan Masjid Indonesia, Persatuan Gereja Indonesia, Walubi, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah dan lain lain. Menurut Sudirman organisasi kemasyarakatan dan keagamaan penting dilibatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 




youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

UIR PMB Berbasis Rapor

Pelita Indonesia

EPAPER RIAU POS  2020-07-13.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com