WEBINAR KAGAMA RIAU

Pola Hidup Sehat Pengaruhi Efikasi dan Efektivitas Vaksinasi

Nasional | Minggu, 06 Juni 2021 - 13:44 WIB

Pola Hidup Sehat Pengaruhi Efikasi dan Efektivitas Vaksinasi
Seminar dalam jaringan digelar Kagama Riau membahas vaksinasi Covid-19, Ahad (6/6/2021). (TANGKAPAN LAYAR WEBINAR KAGAMA RIAU)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Silaturahmi Kagama Riau lewat webinar mengetengahkan isu vaksinasi nasional. Banyak hal baru yang disampaikan narasumber, mulai dari halal atau haram bahan yang digunakan hingga vaksin itu untuk apa dan dampak buruk jika tidak ikut dalam program vaksinasi. Semua dibahas dalam seminar dalam jaringan yang digelar Ahad (6/6/2021).

Webinar Keluarga Alumni Gajah Mada (Kagama) ini diawai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua Kagama Riau Emri Juli Harnis, kemudian dilanjutkan oleh Wakil Menteri Kemendes Anwar Sanusi. Beberapa pembicara dalam webinar ini ada dr Nur Anna Chalimah dari Semarang dan DR Erman Gani dari Pekanbaru. 


Anna menyampaikan, memutus mata rantai penyebaran, mengurangi dampak paparan covid serta meminimalkan efek negatif covid pada manusia hanya dengan meningkatkan antibodi. Dan itu hanya bisa dengan dua cara, terinveksi covid atau vaksin anti covid. 

"Kan tidak mungkin semua warga harus terinveksi covid baru terbentuk antibodinya. Harus ada cara lain. Dan itu adalah vaksin," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu. 

Di tengah serbuan virus covid, vaksinasi adalah satu satu cara melindungi warga dengan cepat dan menyeluruh. Dengan vaksin, risiko buruk akibat paparan covid bisa diminimalkan.  Meskipun, setelah divaksin tidak menjamin 100 persen tidak terpapar virus kembali.

“Usai vaksin juga tetap lakukan prokes dengan ketat. Memakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumuman tetap wajib dilakukan," tambah Anna. 

Dengan vaksin, lanjutnya akan terbentuk kekebalan secara berkelompok dengan anggota yang jumlahnya besar. Vaksin juga akan membuat virus tidak akan memiliki rumah berkembang biak dalam tubuh manusia. 
Ditambahkannya, efikasi dan efektifitas vaksin itu juga perlu dipahami bersama. Keberhasilan vaksin bergantung pada beberapa hal. Gaya hidup, merokok, minum alkohol, olahraga, nutrisi makanan, asupan vitamin, berkolaborasi menghasilkan efikasi dan efektivitas dari vaksin. Bisa saja angka efikasi dan efektivitas vaksin tidak baik karena gaya hidup dan nutrisi yang buruk. 

Sementara narasumber selanjutnya, Erman Gani menyampaikan vaksin ditinjau dari segi agama. 

"Vaksin ini halal karena bagian dari iktiar untuk kemaslahatan ummat," tegasnya. 

Bahkan, sesuatu yang haram menurut Erman Gani jika itu adalah hal yang darurat, menjadi hal yang dihalalkan. Memang, diakui oleh Erman, salah satu kendala yang sangat besar adalah problem politik. Adanya ketidakpercayaan sebagian  rakyat pada pemerintah. Bahkan, dirinya yang menjadi bagian dari tim percepatan vaksin kota Pekanbaru, sering mendapat cemooh.

"Saya di-bully, disebut ustaz pro pemerintah," katanya sambil tertawa. 

Tapi karena vaksinasi nasional adalah satu satunya cara untuk meredam penyebarluasan covid dan perlindungan kepada rakyat, dirinya tetap menjalankan tugas itu.

Laporan: Ahmad Dardiri (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra


Pemkab Rokan Hulu

Bank BJB




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com