Mendagri Tito Sambut Bupati Meranti di Kediamannya, Adil Keluhkan Hal Ini

Nasional | Kamis, 24 November 2022 - 00:00 WIB

Mendagri Tito Sambut Bupati Meranti di Kediamannya, Adil Keluhkan Hal Ini
Bupati Meranti H Muhammad Adil beserta jajaran bertamu di Kediaman Mendagri Tito Karnavian, di Jakarta, Rabu (23/11/2022) malam. (DISKOMINFO MERANTI UNTUK RIAUPOS.CO)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Niat Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H Muhammad Adil bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tercapai. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Mendagri, Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2022) malam.

Pertemuan dibalut dengan santai itu diisi berbagai topik yang berkaitan dengan kondisi Kepulauan Meranti. Seperti minimnya alokasi bantuan keungan (Bankeu) yang disalurkan oleh Pemprov Riau. "Padahal Meranti merupakan yang termiskin dan terluar, sehingga harusnya mendapat perhatian lebih," ungkap Adil.


Kemudian, ia juga membeberkan pembagian transfer dana bagi hasil (DBH) migas yang diterima oleh Pemkab Meranti menurun drastis, disamping bertambahnya hasil produksi dan naiknya harga minyak dunia.

"Kalau hitungan kami DBH itu harusnya sekitar Rp. 220 miliar tapi dari PMK (Peraturan Menteri Keuangan) hanya Rp. 115 miliar. Sedangkan kami sangat butuh anggaran yang lebih. Meranti itu penghasil minyak, tapi termiskin di Riau," keluh Adil ke Mendagri.

Adil juga meminta maaf jika kedatangannya tersebut tidak sesuai pada tempatnya. Namun ia merasa hal itu perlu dilakukan agar Mendagri sebagai "bapak" bagi pemerintah daerah bisa mengetahui kondisi kabupaten yang dipimpinnya.

"Saya juga berharap bisa bertemu dengan bapak presiden untuk menyampaikan langsung kondisi di Meranti," sebut Adil.

Menjawab hal tersebut, Tito meminta Pemkab Meranti menyiapkan surat resmi dilengkapi dengan perhitungan dan rincian terkait jumlah produksi dan DBH yang didapat oleh daerah. 

"Buatkan surat resmi kepada saya mengenai DBH ini, beserta hitung-hitungannya. Tembuskan ke Menteri Keuangan. Saya nanti mau bawa ke Menteri Keuangan. Karena banyak daerah lain juga yang komplain DBH-nya tidak sesuai dengan hitung-hitungannya," kata Tito.

Dia juga mengaku prihatin dengan daerah-daerah penghasil minyak namun tidak mendapatkan kucuran anggaran yang sesuai.

"Harusnya kan (anggaran) daerah penghasil ini bisa digunakan untuk rakyatnya agar sejahtera," ujar Mendagri.

Mantan Kapolri itu juga mengaku tidak keberatan dengan kedatangan Bupati Kepulauan Meranti tersebut.

"Tidak apa-apa. Saya terima di kediaman saya agar lebih nyaman dan akrab. Kami senang, Kemendagri itu sebagai bapak, bagaimana bisa mengakomodir mencari solusi," ungkap purnawirawan jenderal polisi itu.

Dalam pertemuan itu, bupati juga sempat salat maghrib berjamaah bersama Mendagri di musala kediamannya.

Laporan: Wira Saputra

Editor: Eka G Putra









Tuliskan Komentar anda dari account Facebook



PPDB Thawalib Padang Panjang




EPAPER RIAU POS  7-nove.jpg




riau pos PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com