Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Diminta Tak Persoalkan Perbedaan Awal Puasa

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Arsad Hidayat
Arsad Hidayat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah masih menunggu sidang isbat untuk menentukan awal puasa. Diperkirakan, awal Ramadan yang dite­tapkan berbeda de­ngan sebagian organisasi keagamaan. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat tidak mempersoalkan perbedaan itu.


Advertisement

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag Arsad Hidayat mengatakan bahwa ada potensi perbedaan awal puasa tahun ini. Sebab, Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU), kemungkinan besar baru memulai puasa pada 19 Januari 2026. Kepastian itu menunggu sidang isbat yang dihelat pada 17 Februari 2026.

Menurut dia, perbedaan awal puasa adalah hal biasa. Tidak perlu dipertentangkan. ”Perbedaan itu sebuah keniscayaan. Karena metode yang digunakan juga berbeda,” jelasnya.

Dalam penentuan kalender Hijriah, kata dia, ada yang memakai hisab dan rukyat. Bahkan, Muhammadiyah tahun ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Penggunaan KHGT memunculkan istilah hilal global dan hilal lokal.

Advertisement

Hilal global merujuk pada munculnya hilal di penjuru dunia lainnya. Sementara, hilal lokal merupakan hilal yang terpantau di negara masing-masing. Kemenag menggelar sidang isbat guna menentukan awal puasa. Forum itu merupakan wadah musyawarah seluruh ormas Islam.

Masjid untuk Mudik

Arsad menambahkan, masjid kembali dibuka saat masa mudik lebaran. Tahun lalu, ada sekitar 6.500 pemudik yang beristirahat di masjid. Kemenag meminta masjid di jalur mudik untuk tetap buka. Seperti masjid di jalur Jakarta sampai ke Cirebon. Kemudian, dari Cirebon sampai ke Garut. Selain itu, masjid-masjid di jalur mudik di provinsi lainnya, di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Advertisement

Pada bagian lain, Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmat menyebutkan, bulan puasa harus berjalan dengan penuh kegembiraan. Masyarakat diminta saling menghormati. Untuk itu, dia berharap, saat Ramadan, tidak ada lagi polemik tentang restoran atau warung yang buka ketika siang. ”Intinya harus saling menghormati. Yang tidak berpuasa menghormati yang berpuasa,” jelasnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan bus gratis hingga diskon tiket saat Idulfitri. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjelaskan, pemerintah telah berkoordinasi dengan lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kesiapan angkutan Idulfitri tahun ini. Kemenhub juga tengah menyiapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan angkutan Idulfitri 2026.

Koordinasi dilakukan dengan Korlantas Polri, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), serta instansi terkait lainnya. Kemenhub juga menyesuaikan pengaturan angkutan Idulfitri dengan kebijakan work from anywhere (WFA) serta stimulus ekonomi yang telah ditetapkan pemerintah.

”Kami juga melakukan ramp check atau uji kelayakan persiapan sarana moda transportasi darat, laut, dan udara, serta kereta api. Kesiapan jalan seperti tol dan arteri juga diperiksa,” ungkapnya.

Kemenhub menyiapkan program mudik gratis tujuan 34 provinsi dengan mengoperasikan 401 unit bus. Selain itu, disediakan pula tiket gratis bagi 50 ribu penumpang kelas ekonomi. ”Ada mudik gratis untuk kereta api jalur Pulau Jawa untuk lintas utara, lintas tengah, dan selatan dengan target sekitar 28.182 penumpang,” paparnya.(wan/mim/aph/jpg)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Kemenag: Nikah Siri Tak Punya Kekuatan Hukum 

Kemenag: Nikah Siri Tak Punya Kekuatan Hukum 

Kemenag mengingatkan nikah siri tidak memiliki kekuatan hukum dan berisiko menimbulkan masalah waris, administrasi, serta hak anak.

Kemenag-MUI dan Satpol PP Kuansing, Sepakat Bawa Keberadaan Warung Remang-remang ke Tingkat Lebih Luas

Kemenag-MUI dan Satpol PP Kuansing, Sepakat Bawa Keberadaan Warung Remang-remang ke Tingkat Lebih Luas

Keberadaan warung remang-remang di belakang komplek Pemkab Kuansing dibahas. Kemenag-MUI dan Satpol PP, sepakat bawa masalah ke tingkat

Kemenag dan MUI Kabupaten Kuansing Bahas Keberadaan Warung Remang-Remang di Belakang Kantor Komplek Pemkab

Kemenag dan MUI Kabupaten Kuansing Bahas Keberadaan Warung Remang-Remang di Belakang Kantor Komplek Pemkab

Kemneterian Agama (Kemenag) dan MUI Kabupaten Kuansing membahas keberadaan warung remang-remang di belakang Kantor Komplek Pemkab.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer