Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

JCH Diingatkan Tidak Membawa Barang Berlebihan

J
Penulis: Joko Susilo❯
DEFIZON. (JPG)
DEFIZON. (JPG)

Advertisement

 
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Jemaah calon haji (JCH) Riau dijadwalkan mulai memasuki Asrama Haji Batam pada 23 April 2026. Kloter pertama yang dibe­rangkatkan berasal dari Kota Pekanbaru. JCH pun kembali diingatkan terkait aturan barang yang akan dibawa masuk pesawat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Riau, Defizon menjelaskan, barang bawaan jemaah haji atau koper besar harus sudah diantar ke kargo Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru satu hari sebelum keberangkatan. 

Itu berlaku bagi semua kloter JCH. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses distribusi bagasi ke pesawat dan menghindari keterlambatan. Selain itu, Defizon juga mengingatkan jemaah agar memperhatikan ketentuan berat barang bawaan sesuai aturan maskapai dan panitia haji. 

Jemaah diminta tidak membawa barang berlebihan yang dapat menghambat proses check-in dan distribusi bagasi. “Kami juga menegaskan kepada seluruh jemaah agar tidak membawa benda tajam atau barang yang membahayakan, karena itu akan mengganggu keamanan penerbangan. Aturan ini harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Mengganggu keamanan penerbangan. Aturan ini harus dipatuhi demi keselamatan bersama,” tegasnya. Ia menyampaikan bahwa seluruh tahapan persiapan keberangkatan jemaah haji telah dimaksimalkan. Ia memastikan kesiapan administrasi, kesehatan, hingga teknis pemberangkatan berjalan optimal.

Advertisement

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan kelancaran setiap tahapan keberangkatan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah haji Riau dapat berangkat dengan aman, nyaman, dan lancar menuju Tanah Suci.

“Untuk tahap awal, jemaah dari Pekanbaru akan menjadi yang pertama masuk ke Asrama Haji Batam pada 23 April. Secara umum, persiapan kita sudah optimal, baik dari sisi dokumen maupun kesiapan jemaah,” ujar Defizon.

PMA JCH Kampar Sudah Rampung

Persiapan keberangkatan JCH Kabupaten Kampar telah mencapai tahap akhir. Kepala Kantor Kemenhaj Kampar, Dirhamsyah memastikan seluruh Surat Panggilan Masuk Asrama (SPMA) JCH telah ditandatangani sebagai bentuk kesiapan administrasi menjelang keberangkatan ke Asrama Haji Batam.

Penandatanganan sebanyak 453 lembar SPMA dilakukan langsung oleh Dirhamsyah di ruang kerjanya, Kamis (16/4).  Ia menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen memastikan seluruh JCH siap memasuki asrama tanpa kendala administrasi.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

38 Jemaah Umrah Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Kanwil Kemenhaj Riau Periksa Travel BMW

38 Jemaah Umrah Gagal Berangkat ke Tanah Suci, Kanwil Kemenhaj Riau Periksa Travel BMW

Defizon mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki Kemenhaj Provinsi Riau, Travel PT.BMW tersebut tidak berizin dan tidak terdaftar.

Defizon: Presiden Minta Biaya Haji Turun, Kesehatan Jemaah Tetap Jadi Prioritas

Defizon: Presiden Minta Biaya Haji Turun, Kesehatan Jemaah Tetap Jadi Prioritas

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon sebut Presiden inta biaya haji turun, kesehatan jemaah prioritas.

Jemaah Haji Riau yang Sempat Dirawat di Arab Saudi Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Jemaah Haji Riau yang Sempat Dirawat di Arab Saudi Akhirnya Kembali ke Tanah Air

Jemaah haji Riau yang sempat dirawat di Arab Saudi Rusli Ahmad Akram dan Reni Purnama akhirnya kembali ke Tanah Air.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer