Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Batasi Pembelian Dolar AS tanpa Underlying

j
Penulis: jpg❯
PERRY WARJIYO. (JPG)
PERRY WARJIYO. (JPG)

Advertisement

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bank Indonesia (BI) menurunkan batas pembelian mata uang dolar AS (USD) di pasar domestik tanpa dokumen pendukung atau underlying menjadi 50 ribu dolar AS per orang se­tiap bulannya.

”Pembatasan pembelian dolar di pasar domestik tanpa underlying yang dulunya 100 ribu dolar AS per orang per bulan kita turunkan 50 ribu dolar AS per orang per bulan,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (5/5).

Advertisement

Underlying adalah dokumen bukti pendukung transaksi, seperti dokumen impor atau pembayaran jasa, yang menunjukkan bahwa pembelian dolar tersebut didasari oleh kebutuhan ekonomi nyata dan bukan untuk tujuan spekulasi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tekanan global. Penurunan limit tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Perry mengungkapkan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk meredam aktivitas spekulasi di pasar valuta asing domestik. Ke depan, Bank Indonesia berencana untuk memperketat aturan tersebut lebih jauh demi memperkuat kedaulatan Rupiah.

”Kami persiapkan, kami akan turunkan lagi menjadi 25.000 dolar AS, sehingga pembelian di atas 25.000 dolar AS itu harus pakai underlying,” tutur Perry.

Guna memastikan aturan ini berjalan efektif, Bank Indonesia juga meningkatkan pengawasan terhadap korporasi dan perbankan. BI memantau bank-bank yang memiliki aktivitas pembelian dolar dalam jumlah tinggi secara rutin.

Dalam pelaksanaannya, BI berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Pengawas dikirim langsung ke lembaga terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap batasan transaksi tersebut.

Perry menekankan bahwa penguatan pengawasan ini sangat penting untuk menjaga agar nilai tukar tidak bergejolak akibat permintaan yang tidak didasari oleh kegiatan ekonomi riil.(jpg)

Advertisement
Editor : Arif Oktafian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Volkswagen ID. Buzz Eclipse Edition Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Berani dan Bikin Kamu Beda

Volkswagen ID. Buzz Eclipse Edition Hadir di Indonesia, Tampil Lebih Berani dan Bikin Kamu Beda

ID. Buzz Eclipse Edition ikon listrik Volkswagen yang menghadirkan perpaduan desain ikonik, teknologi elektrifikasi serta fleksibilitas.

Kemenkum Riau Bedah Problematika Regulasi Disabilitas dan Pekerja Migran 

Kemenkum Riau Bedah Problematika Regulasi Disabilitas dan Pekerja Migran 

Kanwil Kemenkum Riau menggelar diskusi panel intensif guna membedah problematika pembentukan peraturan daerah terkait kelompok rentan

Hadiah Lomba Pawai Takbir 1447 H Belum Dibayar, Pemkab Meranti Janji Cair Pekan Ini

Hadiah Lomba Pawai Takbir 1447 H Belum Dibayar, Pemkab Meranti Janji Cair Pekan Ini

Pawai takbir Iduladha tidak lama lagi. Namun hadiah untuk juara pawai takbir Idulfitri lalu belum dibayarkan. Pemkab Meranti janji bayar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer