
PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) - Aksi warga merusak rumah terduga bandar narkoba tak hanya terjadi di Rokan Hilir (Rohil). Terbaru, Sabtu (9/5) kejadian serupa dilakukan warga Desa Bonai Darussalam, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Ratusan emak-emak, pemuda, dan remaja menggeruduk dua titik rumah dan pondok yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Aksi warga yang berlangsung sejak petang hingga malam itu viral di media sosial. Dalam sejumlah video yang beredar, tampak massa mendatangi pondok kosong Kilang Ahok dan rumah terduga Bandar Sabu di Dusun I Jurong Desa Bonai. Mereka menemukan plastik bening bekas dan pipet dalam kotak rokok.
Penemuan alat bukti itu, menyakinkan masyarakat lokasi rumah yang didatangi merupakan bandar narkoba. Hal ini memicu kemarahan warga dan sempat terjadi perusakan rumah dan penggeledahan serta pembakaran sampah di salah satu rumah diduga milik bandar narkoba.
Warga berteriak meminta aktivitas peredaran narkotika dihentikan karena dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat. Dampaknya dirasakan langsung terhadap keamanan lingkungan dan generasi muda di Desa Bonai. Para pecandu narkoba yang tidak memiliki uang, nekat mencuri tandan buah segar (TBS) sawit milik masyarakat untuk membeli sabu.
Aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah desa yang berada di lokasi berupaya menenangkan massa agar situasi tidak semakin memanas. Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Abdau Wardiyoso bersama personel Polsek, Babinsa dan Sekretaris Desa Bonai Zulkifli, tokoh adat tampak turun langsung melakukan pengamanan.
“Sudah sangat meresahkan. Anak-anak muda di Desa Bonai banyak yang terpengaruh narkoba. Karena tidak punya uang membeli narkoba, mereka nekat mencuri sawit masyarakat. Itu sebabnya warga bergerak sendiri untuk menangkap bandar sabu, tetapi saat didatangi rumah dalam keadaan kosong,” ujar Sanan, salah seorang warga Desa Bonai, Ahad (10/5).
Menurutnya, masyarakat berharap aparat penegak hukum segera menangkap para bandar narkoba agar generasi muda di Bonai Darussalam tidak semakin terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. “Kami berharap aparat bertindak tegas terhadap bandar narkoba di Bonai,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan rilis Humas Polres Rohul, Ahad (10/5), kegiatan emak-emak yang geruduk dua titik rumah dan pondok sarang narkoba di Dusun 1 Jurong, Desa Bonai, Kecamatan Bonai merupakan patroli skala besar yang dilakukan bersama Polsek Bonai Darussalam, Babinsa, pemerintah desa dan tokoh adat setempat.
Kegiatan itu sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat terkait maraknya dugaan peredaran narkoba di Desa Bonai. Kegiatan diawali apel kesiapan pada Sabtu (10/5) siang dan dilanjutkan sosialisasi di Aula Kantor Desa Bonai yang dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh adat, dan masyarakat.
Usai sosialisasi, patroli gabungan bergerak menyisir sejumlah lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkoba. Di dua pondok kosong di sekitar Kilang Ahok, Dusun II Kasang Salak, petugas menemukan barang yang diduga terkait aktivitas penyalahgunaan narkotika berupa satu kotak rokok berisi plastik bening bekas dan potongan pipet.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




