
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Al Hajju Arafah (Haji itu adalah Arafah). Selasa (26/5) hari ini rangkaian ibadah haji memasuki masa puncak. Yakni wukuf di Padang Arafah. Jutaan jemaah dari berbagai negara akan berkumpul di Arafah untuk melaksanakan rukun wajib haji itu. Begitu pula jemaah haji asal Riau.
Senin (25/5), proses mobilisasi jemaah dari hotel-hotel di sekitar Masjidilharam menuju Arafah berlangsung. Menjelang persiapan keberangkatan, seorang JCH Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 18 dilaporkan wafat di Makkah, kemarin.
JCH atas nama Zul Kanedi, berusia 52 tahun dengan nomor porsi 0400103264 asal Pekanbaru meninggal dunia pada pukul 21.47 WAS. “Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya,” ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Riau, Defizon.
Defizon menegaskan bahwa pemerintah akan menyelesaikan seluruh hak-hak jemaah yang wafat di Tanah Suci, termasuk pelaksanaan badal haji. “Kementerian Haji berkomitmen menyelesaikan hak-hak jemaah haji yang telah wafat di Tanah Suci,” tambahnya.
Defizon juga menyampaikan, hingga saat ini JCH Riau yang wafat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M berjumlah tujuh orang. “Satu orang wafat di Madinah, tiga orang di Makkah, dua orang di Batam, dan satu orang di daerah,” jelasnya.
Defizon menambahkan, petugas kloter melaporkan telah melaksanakan pemantapan persiapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) kepada seluruh jemaah. ‘’Skema keberangkatan menggunakan tujuh bus, skema murur bagi jemaah lansia, serta skema tanazul,’’ ujarnya.
Baca Juga: JCH Mulai Bergerak ke Arafah Hari Ini
Secara umum, kondisi jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat dan tetap melaksanakan ibadah salat di musala hotel maupun masjid sekitar hotel. Petugas juga telah memberikan penjelasan mengenai kelengkapan tenda Armuzna beserta fasilitas yang tersedia.
Seluruh JCH Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bertolak dari hotel menuju Arafah, Senin (25/5/2026) pukul 11.30 WAS. “Hari ini, pukul 11.30 WAS jemaah calon haji Kuansing bertolak ke padang Arafah,” kata Petugas Haji Daerah (PHD) Kuansing Bidang Kesehatan, dr R Natalia Dedetuwitri saat dihubungi dari Makkah.
Wiwit mengatakan, seluruh jemaah berangkat dari hotel dengan menggunakan bus yang sudah disiapkan. Kondisi cuaca di Makkah panas. Menurut informasi, suhu mencapai 43-47 derajat Celcius. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” kata Wiwit.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




