Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Diskon Tarif Tol dan Tiket Pesawat Resmi Berlaku di Libur Nataru

Redaksi • Senin, 22 Desember 2025 | 09:46 WIB
Ilustrasi tiket.
Ilustrasi tiket.

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pemerintah resmi memberlakukan diskon tarif tol dan tiket pesawat momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Senin (22/12) hari ini. Kabar baik ini tentu saja menggembirakan bagi para pengguna jalan tol di musim liburan, termasuk Tol Pekanbaru-XII Koto Kampar dan Pekanbaru-Dumai.

Namun, perlu diingat bahwa potongan tarif hingga 20 persen ini tidak secara otomatis berlaku untuk semua pengendara. Ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi untuk bisa menikmati manfaat tersebut. Dengan total 26 ruas tol yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, diskon yang ditawarkan bervariasi antara 10 hingga 20 persen tergantung pada masing-masing ruas tol.

Berdasarkan daftar yang dikeluarkan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), tarif Tol Pekanbaru-XII Koto Kampar dan Pekanbaru-Dumai didiskon 20 persen. Diskon tarif tol tersebut dijadwalkan berlaku selama tiga hari, yakni pada 22 Desember, 23 Desember, dan 31 Desember 2025.

Akan tetapi ada pengecualian untuk Tol Manado–Bitung yang akan mendapatkan diskon lebih panjang, mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Selain itu, ada dua ruas tol yang terlebih dahulu menerapkan skema diskon melalui mekanisme berbeda, yakni Tol Becakayu dengan sistem dynamic pricing sejak 13 Oktober 2025 hingga 31 Desember 2025 pada jam-jam nonsibuk.

Sementara Tol Krian–Legundi–Bunder telah memberlakukan diskon sejak 21 Oktober 2025 hingga 31 Desember 2025. Potongan tarif itu diberlakukan untuk tarif terjauh dengan menggunakan metode pembayaran uang elektronik. Diskon tidak berlaku apabila saldo uang elektronik tidak mencukupi atau asal dan tujuan kendaraan tidak terdeteksi.

Adapun tarif tol yang diskon 20 persen selain Tol Pekanbaru-XII Koto Kampar dan Pekanbaru-Dumai adalah Sigli–Banda Aceh, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Belawan-Medan-Tanjung Morawa, Indralaya-Prabumulih, Terbanggi Besar Pematang Panggang-Kayuagung, Jakarta-Cikampek, Japek Elevated atau MBZ, Cikampek-Palimanan, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, Semarang ABC, dan Manado-Bitung.

Untuk Tol Becakayu, Kelapa Gading-Pulogebang, Cisumdawu, Krian-Legundi-Bunder diskon 11,11 persen. Sedangkan yang diskon 10 persen adalah Bakauheni-Terbanggi Besar, Kayuagung-Palembang, Medan-Binjai, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, dan Pemalang-Batang.

Sementara itu, travelers yang sejak akhir november lalu memperoleh diskon tiket pesawat untuk perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa memanfaatkannya untuk perjalanan liburan mulai hari ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa diskon tiket pesawat untuk libur Nataru 2025/2026 sudah bisa dimanfaatkan untuk periode perjalanan mulai tanggal 22 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo menyampaikan, diskon tersebut diberikan untuk menjaga keterjangkauan harga tiket selama periode Nataru. Terkait kebijakan itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah stimulus.

Di antaranya, kata dia, berupa kebijakan PPN ditanggung pemerintah sebesar 6 persen, diskon fuel surcharge untuk pesawat jet dan propeller. Kemudian, diskon tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen, penurunan harga avtur di 37 bandara, serta perpanjangan jam operasional bandara.

“Kalau diramu, ada kebijakan PPN DTP, diskon fuel surcharge, tax bandara, dan lain-lain, kurang lebih bisa menurunkan harga tiket 12-13 persen,” kata Setiyo dalam keterangannya dikutip Ahad (21/12).

Untuk diketahui, diskon diberikan kepada sekitar 3,59 juta penumpang yang memesan tiket pesawat. Selain itu, juga pihaknya juga menetapkan kebijakan perpanjangan jam operasi bandar udara, untuk memperkuat kelancaran mobilitas selama masa liburan.

Dari sisi kesiapan armada, Setiyo mengungkapkan bahwa jumlah pesawat udara yang tercatat di Indonesia saat ini sebanyak 568 unit. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 368 pesawat yang dalam kondisi siap operasi, sementara sisanya menjalani perawatan.

“Kondisi armada ini masih belum kembali seperti sebelum pandemi. Jumlah pesawat yang serviceable terbatas, sehingga rotasi pesawat menjadi lebih ketat, terutama saat terjadi gangguan cuaca atau teknis,” jelasnya.

Untuk diketahui, puncak arus keberangkatan penumpang pesawat udara diperkirakan terjadi pada 20-21 Desember 2025, sedangkan arus balik Nataru diperkirakan terjadi pada tanggal 3-4 Januari 2026.(jpg)

Editor : Arif Oktafian
#tiket pesawat #nataru #tarif tol #diskon