CRAWFORD PETINJU TAK TERKALAHKAN

Manny Pacquiao Bisa Lakukan Pertarungan Unifikasi Gelar di Bahrain

Olahraga | Minggu, 07 Juni 2020 - 01:30 WIB

Manny Pacquiao Bisa Lakukan Pertarungan Unifikasi Gelar di Bahrain
Manny Pacquiao (kanan) menghajar Keith Thurman pada pertarungan perebutan gelar juara kelas welter WBA di MGM Grand Garden Arena, 20 Juli 2019 di Las Vegas, Nevada. (ETHAN MILLER/GETTY IMAGES/AFP)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Bos promotor tinju Top Rank Bob Arum kembali membuka peluang pertarungan Manny Pacquiao melawan Terence Crawford tahun ini. Rencananya duel para juara kelas welter tersebut diproyeksikan berlangsung di Bahrain.

Crawford merupakan petinju tak terkalahkan dan saat ini memegang sabuk juara kelas welter versi WBO. Sedangkan Pacman –sapaan Pacquiao– merupakan juara kelas yang sama versi WBA.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, Arum melakukan komunikasi dengan kedua pihak untuk mewujudkan pertarungan unifikasi di kelas welter tersebut.


Pria berusia 88 tahun itu membuka detail rencana pertarungan di kawasan Timur Tengah, yakni Bahrain. "Kami berharap membuat duel Crawford dan Pacquiao kembali beraksi tahun ini. Dan melalui kawan kami di MTK, kami dalam pembicaraan serius dengan pihak Bahrain untuk menggelar megaduel di sana," papar Arum dalam wawancara dengan iFL.TV dilansir CBS-ABN.

MTK Global merupakan perusahaan manajemen dan promosi tinju yang didirikan Daniel Kinahan dan mantan petinju profesional asal Inggris Matthew Macklin. MTK Global juga menjadi representasi sejumlah petinju hebat dunia. Termasuk juara dunia kelas berat WBC Tyson Fury.

"Kami senang jika bisa menggelar ajang besar di Bahrain," lanjut promotor legendaris tersebut.

Arum meyakini duel Pacman dan Crawford bisa terwujud tahun ini. Tentunya berharap mereka mendapatkan dukungan penuh dari otoritas Bahrain.

Kedua petinju kali terakhir naik ring tahun lalu. Crawford berhasil mempertahankan gelar kelas welter WBO dengan mengalahkan petinju Lithuania Egidijus Kavaliauskas lewat kemenangan TKO di Madison Square Garden, New York, Desember 2019.

Rekor kemenangan petinju 32 tahun itu terbilang impresif dengan 36 kemenangan tanpa sekali pun menelan kekalahan.

Sementara itu, Pacman berhasil menggamit gelar kelas welter (super) WBA pascamenang atas petinju AS Keith Thurman Juli tahun lalu. Meski sudah berusia 41 tahun, potensi Pacman punya daya tarik tersendiri bagi fans tinju dunia. "Mari kita lihat apa yang akan terjadi," sebut Arum.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 




youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



Sharp Pekanbaru PSBB

Fekon Unand

UIR PMB Berbasis Rapor


EPAPER RIAU POS  2020-07-05.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com