TENIS PRANCIS TERBUKA

Si Cantik Swiatek Jadi Petenis Putri Termuda Juara di Roland Garros

Olahraga | Sabtu, 10 Oktober 2020 - 22:42 WIB

Si Cantik Swiatek Jadi Petenis Putri Termuda Juara di Roland Garros
Iga Swiatek mencium trofi setelah menjuarai nomor tunggal putri Grand Slam Prancis Terbuka 2020. Di final, Swiatek menang atas pemain Amerika Serikat, Sofia Kenin, 6-4 dan 6-1. (@ROLAND GARROS)

PARIS (RIAUPOS.CO) - Keajaiban terus dilakukan oleh Iga Swiatek. Dia berhasil menciptakan kejutan di ajang Prancis Terbuka 2020. Petenis asal Polandia tersebut juara di nomor tunggal putri setelah mengalahkan unggulan kelima, Sofia Kenin (AS), 6-4 dan 6-1 di Stadion Roland Garros, Sabtu (10/10/2020) malam WIB.

Awalnya Swiatek tidak diunggulkan. Maklum saja, dia hanya menempati peringkat 54 dunia. Tapi perjalanannya di Roland Garros patut diacungi dua jempol. Sebelum Kenin, petenis berusia 19 tahun itu sukses mendepak kontestan unggulan seperti Eugenie Bouchard dan Simona Halep (unggulan pertama). Hebatnya lagi, semua pertandingan dari babak pertama dimenangkannya secara straight set (dua set langsung).


“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya sangat bahagia. Saya sangat senang keluarga akhirnya ada di sini. Bagi saya, ini sangat melelahkan. Ini benar-benar gila,” kata Swiatek dikutip dari The Guardian.

“Dua tahun lalu, saya memenangkan Grand Slam junior dan sekarang saya ada di sini. Rasanya seperti waktu yang singkat. Jadi saya kewalahan. Tapi terima kasih sudah menyemangati. Ini adalah final yang luar biasa,” ujarnya lagi.

Baginya, ini gelar grand slam pertama sepanjang karier. Dia juga tercatat sebagai petenis termuda yang meraih trofi Suzanne Lenglen setelah Monica Seles pada 1992. Swiatek juga menjadi orang Polandia pertama yang behasil menjadi juara di Roland Garros.

Di final, sejak awal Swiatek langsung menekan Kenin yang memang sejak semifinal mengalami masalah dengan paha kirinya. Swiatek langsung unggul cepat 2-0 dan 3-1, dan sempat angka imbang 3-3. Namun setelah kedudukan 4-4, perlawanan Kenin mengendur dan Swiatek bisa menang 6-4.

Di set kedua, ketika kedudukan 1-1, Kenin harus masuk ruang perawatan untuk cederanya. Dia keluar dengan perban besar di paha kirinya yang membuatnya kesulitan ketika harus mengejar bola-bola panjang maupun bole net.

Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh Swiatek dengan terus mencecar Kenin dan sering dengan pukulan netting yang mematikan. Kenin praktis hanya bertahan untuk tetap bermain karena nyaris tak dapat poin. Ini jauh berbeda dengan set pertama yang perolehan poinnya sering harus diselesaikan lewat duece berkali-kali.

Swiatek akhirnya menang mudah dengan angka 6-1 menjadikan dirinya sebagai petenis putri  termuda yang berhasil menjadi juara di salah satu grand slam paling bergengsi tersebut.

Sumber: Fox Sports/The Guardian/Roland Garros
Editor: Hary B Koriun








youtube riaupos


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU





EPAPER RIAU POS  2020-10-25.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3rd floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com