KECURANGAN KEUANGAN

Otoritas Liga Inggris Juga Akan Pangkas Poin City

Olahraga | Minggu, 16 Februari 2020 - 00:02 WIB

Otoritas Liga Inggris Juga Akan Pangkas Poin City

MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Manchester City benar-benar sial di musim ini. Mereka kedapatan melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) hingga terpaksa merelakan jatah tiket Liga Champions ke klub Inggris lainnya. Yang lebih parah lagi, ada kemungkinan otoritas Liga Inggris akan mengurangi nilai mereka jika akhirnya ada keputusan tetap dan mengikat.

Tentu saja, klub berjuluk The Citizens tersebut masih bisa mengajukan banding agar hukuman itu dihapuskan. Tapi untuk saat ini, mereka dipastikan tidak akan berpartisipasi di ajang Liga Champions kendati finis di empat besar nanti.

UEFA menjatuhkan hukuman kepada City karena melakukan pelanggaran serius terhadap aturan FFP. Mereka dilarang ikut serta dalam ajang Liga Champions selama dua musim ke depan. Tidak hanya itu, City juga dikenakan denda sebesar 30 juta euro. Dan kesialan tim besutan Josep Guardiola tak sampai di situ saja, sebab hukuman dari Premier League juga sedang menantinya.

Menurut Independent, City bisa mendapatkan hukuman dari Premier League menyusul kejadian ini. The Citizens terancam terkena hukuman pengurangan poin di ajang Premier League. Namun itu hanya akan berlaku kalau pengajuan banding City ditolak Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Jika diterima dan hukuman dicabut, maka sanksi dari Premier League pun tidak akan menghampirinya.

 

Hukuman itu sendiri sudah hampir tak memiliki pengaruh pada kans City meraih trofi Premier League. Seperti yang diketahui, mereka sedang tertinggal 22 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Sampai sekarang, belum diketahui secara pasti berapa poin yang akan dipangkas dari Citizens. Tetapi, sudah hampir pasti kalau mereka bakalan mendapatkan sanksi kalau bandingnya ditolak.

Dengan hukuman yang dijatuhkan UEFA, maka pintu bagi City untuk ikut dalam ajang Liga Champions benar-benar ditutup. Bahkan meskipun mereka menjadi juara pada musim ini.

Seperti  diketahui, UEFA menyatakan bahwa siapa pun yang jadi juara Liga Champions berhak mengikuti ajang itu lagi pada tahun berikutnya. Tanpa harus memedulikan posisi klub tersebut di kompetisi domestik.

Sanksi dari UEFA ini tidak hanya berlaku di ajang Liga Champions. Mereka juga tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi Piala Dunia Antarklub 2020 dan Piala Super UEFA andai berhasil memenangkan Liga Champions musim ini.

Sumber: Goal/Independent/Soccernet
Editor: Hary B Koriun




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



EPAPER RIAU POS  2020-03-31.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com