TINJU : WILDER VS FURY

Perang Besar

Olahraga | Minggu, 23 Februari 2020 - 10:25 WIB

Perang Besar
TIMBANG BADAN: Petinju AS Deontay Wilder (kiri) dan petinju Inggris Tyson Fury (kanan) berhadapan saat timbang badan di MGM Grand Las Vegas di Las Vegas, Nevada, Sabtu (22/2/2020). Mark RALSTON/AFP

(RIAUPOS.CO) -- LAS VEGAS (RIAUPOS.CO) - Duel kelas berat super panas menyapa pencinta tinju dunia pagi ini WIB dari MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Juara dunia versi WBC Deontay Wilder bakal mempertahankan sabuk juara dunianya itu untuk kali kesebelas di hadapan Tyson Fury (Live TV One dan Mola TV, 09.00 WIB). Di pertemuan pertama keduanya pada 1 Desember 2018 lalu, pertarungan berakhir dengan draw.

Karena itu, duel ini akan menjadi puncak pembuktian. Baik Fury maupun Wilder berkoar siap tarung terbuka untuk memburu menang KO sebelum ronde ke-12. Bursa taruhan sejauh ini masih lebih mengunggulkan Wilder. Meski angka keunggulannya kali ini tercatat paling tipis sepanjang karirnya. “Aku tidak peduli dengan prediksi. Aku sudah siap. Ini adalah perang,” ucap Fury dilansir ESPN.

Pada duel pertama, Wilder sempat menjatuhkan Fury dua kali yakni pada ronde sembilan dan ke-12. Namun, Fury lolos dari kekalahan dengan sukses bertahan sampai pertandingan usai. Dua dari tiga juri yang bertugas saat itu akhirnya memberi masing-masing satu keunggulan untuk Wilder dan Fury. Sementara satu juri lain memberi hasil imbang.

Fury menyebut di duel kedua ini dia datang dengan strategi yang berbeda total. Petarung asal Manchester, Inggris itu tak mau lagi banyak bertahan dengan mengandalkan speed kakinya yang lebih lincah di atas ring.

Fury ingin meladeni gaya tarung Wilder yang lebih agresif dan terkenal memiliki pukulan hook maupun straight kanan yang mematikan. “Tidak ada rahasia lagi. Kali ini aku yang ingin membuat Wilder jatuh,” ucap petinju 31 tahun tersebut.

Untuk mewujudkannya, Fury sengaja datang dengan bobot lebih berat. Dalam sesi timbang badan kemarin dia tercatat punya berat 123 kg. Lebih berat 7 kg dibanding bobotnya di duel pertama (116 kg). Dengan bobot berat ini dia ingin memiliki pukulan yang lebih punya power.


Di lain sisi, Wilder juga datang dengan bobot lebih berat dibanding duel pertama. Kali ini dia punya berat 104 kg. Sedangkan di duel pertama lalu Wilder berbobot 96 kg.  Petinju asal Tuscaloosa, AS, itu mengaku tak ambil pusing dengan berat badannya yang lebih ringan dibanding Fury.

Sepanjang karir, Wilder mengatakan hampir selalu punya bobot lebih ringan dibanding lawannya. Dan itu sama sekali tak menghalanginya untuk tak terkalahkan dalam 42 laga. Bahkan 41 di antaranya dia tercatat menang dengan KO. “Aku hanya pernah empat kali lebih berat dari lawanku. Jadi aku sama sekali tak peduli akan itu,” ucap petinju 34 tahun tersebut.

Menanggapi Fury yang menyebut akan mengubah gaya tarung di partai kedua mereka ini, Wilder mengaku juga tak peduli. Menurutnya, hal itu malah menunjukkan bahwa Fury  nervous dan kebingungan untuk mempersiapkan duel melawan dirinya. “Dia lebih berat, berarti dia akan lebih lambat. Aku sudah peringatkan ke dia, ‘Jangan pernah berkedip sekalipun’,” ucap Wilder.(irr/jpg)

 




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU



EPAPER RIAU POS  2020-04-09.jpg

PT. Riau Multimedia Corporindo
Graha Pena Riau, 3th floor
Jl. HR Soebrantas KM 10.5 Tampan
Pekanbaru - Riau
E-mail:riaupos.maya@gmail.com