Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Barca Menang Berkat Momen Brilian Yamal

j
Penulis: jpg❯

 Penyerang sayap Barcelona Lamine Yamal (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol di kandang Athletic Bilbao, San Mames, dalam jornada ke-27 LALIGA, Ahad (8/3/2026).
Penyerang sayap Barcelona Lamine Yamal (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol di kandang Athletic Bilbao, San Mames, dalam jornada ke-27 LALIGA, Ahad (8/3/2026).


Advertisement

BILBAO (RIAUPOS.CO) - Satu momen brilian bisa menjadi pembeda. Itulah yang terjadi saat wide attacker Lamine Yamal mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 FC Barcelona atas Athletic Bilbao dalam jornada ke-27 LALIGA di San Mames, Bilbao, kemarin (8/3). Dari sudut relatif sempit, Yamal melepaskan tembakan melengkung kaki kiri ke sudut atas gawang Athletic yang dijaga kiper nomor satu timnas Spanyol, Unai Simon. Gol tunggal pada menit ke-68 itu menjaga Barca –sebutan FC Barcelona–bertahan di puncak klasemen sementara LALIGA. Barca unggul empat poin (67-64) dari rival abadi, Real Madrid. El Real menang 2-1 di kandang Celta Vigo dalam jornada ke-27 sehari sebelumnya (7/3).

Yamal sebenarnya tidak tampil dominan dalam laga tersebut. Namun, pemain 18 tahun itu hanya butuh satu momen untuk menentukan hasil pertandingan. ”Dia tidak memainkan pertandingan terbaiknya, tetapi golnya menentukan,” kata entrenador Barca, Hansi Flick, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

”Ketika dia memiliki kesempatan dan ruang, dia berlatih situasi itu berkali-kali. Jadi sangat bagus dia bisa menyelesaikan pertandingan dalam satu momen,” lanjut der trainer asal Jerman tersebut.

Advertisement

Salip Capaian Messi-Ronaldo

Gol Yamal di San Mames menjadi gol ke-50 baginya sepanjang karier profesional. Perinciannya, 44 gol di antaranya untuk Barca dan 6 gol lainnya untuk timnas Spanyol. Yamal mencapai angka tersebut pada usia 18 tahun 237 hari.


Dalam dua laga terakhir LALIGA, Yamal telah menorehkan empat gol. Total, musim ini, wide attacker yang lahir dan besar di Barcelona itu telah mencetak 14 gol dalam 22 kali penampilan liga. Produktivitas itu membuka peluang Yamal mengejar satu rekor bersejarah: Pemain usia 19 tahun ke bawah dengan rekor gol terbanyak dalam satu musim di LALIGA.

Advertisement

Rekor itu kini masih dipegang oleh Raul Gonzalez. Legenda striker dan kapten Real Madrid itu mencetak 19 gol pada 1995–1996. Artinya, Yamal perlu mencetak 6 gol lagi dari 11 pertandingan tersisa untuk melampaui rekor tersebut.

Pujian untuk La Masia

Terpisah, entrenador Athletic, Ernesto Valverde, mengakui dampak besar yang diberikan Yamal dalam pertandingan kemarin. Dia menyebut bahwa Lezama, akademi Athletic, akan beruntung jika bisa memiliki talenta berbakat seperti Yamal.

”Lezama dan La Masía menjadi acuan di sepak bola Eropa, bahkan dunia. Akan tetapi, keduanya berbeda, (karena) di Barca para pemain disatukan atau dipadukan dengan pemain berkualitas tinggi yang datang dari luar,” beber Valverde seperti dikutip dari Marca.

”Setiap klub memiliki gaya dan cara kerjanya masing-masing. (Tapi) jika Lamine Yamal berasal dari Bilbao, itu juga tidak akan menjadi masalah,” ucap mantan pelatih Barca periode 2017–2020 tersebut.(ka/dns/jpg/muh)

Laporan JPG, Bilbao

Advertisement
Editor : Arif Oktafian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Mourinho Ambil Tanggung Jawab atas Kesulitan Madrid sebelum Kebangkitan Mengejutkan di Roma

Mourinho Ambil Tanggung Jawab atas Kesulitan Madrid sebelum Kebangkitan Mengejutkan di Roma

Jose Mourinho mengmbil tanggung jawab atas kesulitan Real Madrid sebelum kebangkitan mengejutkan lawan tuan rumah AS Roma di Liga Champions.

Raphinha Disamakan dengan Ronaldo-Romario Bikin Hat-trick Kedua dalam Jornada Ketujuh

Raphinha Disamakan dengan Ronaldo-Romario Bikin Hat-trick Kedua dalam Jornada Ketujuh

Raphinha tampil gemilang dengan mencetak hat-trick kedua dan catatkan rekor gol bersama Barcelona, hingga menuai pujian disamakan dengan Ron

Tolak Perbandingan Real Madrid dengan Barcelona yang Produktif, Mourinho: LaLiga Sebuah Maraton

Tolak Perbandingan Real Madrid dengan Barcelona yang Produktif, Mourinho: LaLiga Sebuah Maraton

Tolak perbandingan Real Madrid dengan juara bertahan Barcelona yang sangat produktif, Jose Mourinho sebut LaLiga sebuah maraton.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer