Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Arsenal Bisa Juara Invincibles

j
Penulis: jpg❯
 Gelandang Bukayo Saka mencetak gol pertama Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions UEFA melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara, Rabu (6/5/2026).  (Adrian Dennis/AFP)
Gelandang Bukayo Saka mencetak gol pertama Arsenal pada leg kedua semifinal Liga Champions UEFA melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara, Rabu (6/5/2026). (Adrian Dennis/AFP)

Advertisement

 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Arsenal kembali ke final Liga Champions lagi setelah dua dekade. The Gunners-julukan Arsenal-memastikannya usai mengalahkan Atletico Madrid 1-0 (agregat gol 2-1) dalam second leg semifinal di Stadion Emirates, London, Rabu (6/5).

Arsenal bukan hanya me­ngulang capaian mereka pada musim 2005-2006. Martin Odegaard dkk sekaligus mengulang catatan yang didapatkan The Gunners musim itu dengan rekor tidak terkalahkan sejak fase grup (musim ini dimulai dari fase league).

Advertisement

Musim invincibles (baca: tidak terkalahkan) Arsenal musim ini (2025-2026) ditandai dengan 11 kali menang dan tiga kali seri dalam 14 laga sejak dari fase league. Sementara pada 2005-2006, Arsenal menang delapan kali dan empat kali seri dari 12 laga sejak fase grup. 

Lebih Agresif

Advertisement

Wide attacker Bukayo Saka jadi penentu kemenangan Arsenal kemarin lewat gol pada menit ke-45. Kepada Football London, Saka menyebut bahwa ekspektasi besar Arsenal musim ini sama seperti saat dua dekade lalu. “Sekarang kami sudah di final, dan kami harus memenanginya,” ucap pemain yang mengenakan ban kapten sejak awal laga karena Odegaard main sebagai pengganti.

Ketimbang dua dekade lalu, Arsenal musim ini lebih agresif dengan melesakkan 29 gol berbanding 14 gol (2005-2006). Meski begitu, rekor itu tidak membuat Arsenal luput dari kritikan bermain jelek karena rata-rata hanya mencetak satu gol dalam beberapa laga terakhir. “Abaikan itu dan fokus dengan pekerjaan diri sendiri. Kami merasa telah melangkah lebih maju,” tambah Saka.

Masukan Titi 

Sebagai mesin gol Arsenal pada 2005-2006, Thierry Henry ada di balik sukses Arsenal kemarin. Masukan Henry untuk mempertahankan Myles Lewis-Skelly sebagai gelandang pivot-bertandem dengan Declan Rice-didengar tactician Arsenal Mikel Arteta.

 Titi-sapaan akrab Henry-mengungkapkannya pada ulasan sehari sebelum laga. Posisi asli Lewis-Skelly adalah bek kiri, tetapi dimainkan Arteta sebagai gelandang pivot ketika Arsenal mengalahkan Fulham FC 3-0 di Premier League akhir pekan lalu (2/5). Padahal, sepanjang musim, Arteta terus memercayai Rice dan Martin Zubimendi sebagai duet di depan lini pertahanan. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Mikel Arteta Ingatkan Max Dowman setelah Kartu Merah: Kita Bukan di Disneyland

Mikel Arteta Ingatkan Max Dowman setelah Kartu Merah: Kita Bukan di Disneyland

Manjaer Arsenal Mikel Arteta mengngatkan pemain mudanya Max Dowman setelah kartu merah lawan Fleetwood Town, kita bukan di Disneyland.

Ternoda di Highbury Arsenal Disingkirkan Klub Kasta Keempat dari Piala Liga 

Ternoda di Highbury Arsenal Disingkirkan Klub Kasta Keempat dari Piala Liga 

Arsenal tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah kalah adu penalti 3-5 dari Fleetwood Town usai bermain imbang 1-1.

Arsenal Dapat Pukulan Telak di Piala Carabao, Disingkirkan Klub Divisi IV Fleetwood Town

Arsenal Dapat Pukulan Telak di Piala Carabao, Disingkirkan Klub Divisi IV Fleetwood Town

Arsenal mendapat pukulan telak di Piala Carabao setelah disingkirkan klub divisi keempat Fleetwood Town melalui adu penalti.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer