Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Hubungan Hangat

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Seol Young Woo. (JPG)
Seol Young Woo. (JPG)

Advertisement

GUADALAJARA (RIAUPOS.CO) - Delapan tahun lalu, Korea Selatan (Korsel) menjadi pahlawan bagi Meksiko. Kemenangan 2-0 tim asuhan Shin Tae-yong atas juara bertahan Jerman di Kazan Arena, Rusia, membantu El Tri –julukan Meksiko– lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Ketika itu, ratusan suporter Meksiko merayakannya dengan berkumpul di depan Kedutaan Besar Korsel di Mexico City. Mereka mengibarkan bendera kedua negara, bernyanyi, berbagi tequila, dan meneriakkan slogan yang kemudian menjadi sangat populer: ”Coreano, hermano, ya eres Mexicano” yang berarti: Korea, saudaraku, kini kau orang Meksiko.

Sampai saat ini hubungan hangat itu belum hilang. Hanya, momen persaudaraan tersebut harus disimpan sejenak. Sebab, Meksiko dan Korsel akan saling berhadapan dalam matchday kedua grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Akron, Zapopan, pagi ini (siaran langsung TVRI Sport pukul 08.00 WIB).

Meksiko dan Korsel sama-sama mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan. El Tri–sebutan Meksiko– menundukkan Afrika Selatan (Afsel) 2-0, sementara Taeguk Warriors –julukan Korsel– bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Ceko 2-1.

Karena itu, pertandingan pagi ini berpotensi menjadi salah satu laga krusial di grup A. Kemenangan akan membuat salah satu tim hampir pasti lolos ke fase gugur (babak 32 besar). Meski terus mendapat sambutan hangat di Guadalajara, gelandang Korsel Hwang In-beom menegaskan bahwa timnya tetap memburu tiga poin.

Advertisement

”Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat Meksiko karena membuat stadion terasa seperti stadion di Seoul,” kata In-beom setelah kemenangan atas Ceko seperti dikutip dari Reuters. ”Namun, kami akan melakukan segalanya untuk mendapatkan tiga poin,” lanjut pemain Feyenoord Rotterdam.

Drone Misterius

Beberapa hari jelang pertandi­ngan, persiapan Korsel sempat terganggu. Sebuah drone tak dikenal terlihat terbang di atas sesi latihan tertutup pada Selasa (16/6). Namun, pihak militer Meksiko langsung bergerak dan menjatuhkan drone tersebut. Itu merupakan bagian sistem pengamanan Piala Dunia 2026.

Pelatih Korsel Hong Myung-bo menyebut, insiden itu tidak terlalu mempengaruhi timnya. Meski, dia menyayangkan kejadian tersebut. ”Beruntung hal itu terjadi sebelum kami berlatih taktik sehingga tidak berdampak signifikan,” kata Myung-bo seperti dikutip dari ESPN. ”Namun, itu terjadi saat kami sedang mempersiapkan pertandingan. Jadi apa yang terjadi tentu disayangkan,” imbuhnya.

Menunggu Mora

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Gol Menakjubkan Sidny Lopes Cabral ke Gawang Argentina Terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026

Gol Menakjubkan Sidny Lopes Cabral ke Gawang Argentina Terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026

Gol melengkung Sidny Lopes Cabral dari Tanjung Verde ke gawang Argentina memenangkan voting publik sebagai gol terbaik di Piala Dunia 2026.

Lionel Scaloni Bela Pemainnya dari para Pengkritik setelah Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Lionel Scaloni Bela Pemainnya dari para Pengkritik setelah Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Argetnina Lionel Scaloni membela para pemainnya dari para pengkritik setelah kekalahan Albiceleste di final Piala Dunia 2026.

Usai Piala Dunia 2026 Niai Pasar Lima Pemain Bintang Ini Melonjak, Salah Satunya Bintang Muda Barcelona

Usai Piala Dunia 2026 Niai Pasar Lima Pemain Bintang Ini Melonjak, Salah Satunya Bintang Muda Barcelona

Lamine Yamal menjadi pemain dengan kenaikan nilai pasar paling mencolok setelah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer