Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Roberto Martinez Mundur

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Pelatih kepala Portugal Roberto Martinez merayakan gol Goncalo Ramos  pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto, Kamis (2/7/2026). Martinez mundur setelah Portugal tersingkir. (AFP)
Pelatih kepala Portugal Roberto Martinez merayakan gol Goncalo Ramos pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto, Kamis (2/7/2026). Martinez mundur setelah Portugal tersingkir. (AFP)

Advertisement

 

Arlington (RIAUPOS.CO) - Kegagalan Portugal me­langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 membawa konsekuensi. Roberto Martinez mengumumkan pengunduran diri sebagai treinador Selecao das Quinas-julukan Portugal. Ucapan dari kapten Portugal Cristiano Ronaldo membuka fakta baru. 

“Aku sudah mencoretnya sebelum Piala Dunia. Jadi, kabar itu tidak mengejutkanku,” celoteh CR7 seperti dilansir dari Mais Futebol.  

Advertisement

Tidak diketahui ucapan CR7 tersebut berarti Martinez sejatinya sudah didepak oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Atau, pelatih Belgia di Piala Dunia 2018 dan 2022 itu memang tidak diinginkan pemain Selecao das Quinas. 

Baca Juga: Adeus CR7

Martinez mengatakan,  dia lapang dada jika FPF telah menentukan keputusan tentang jabatannya sebelum Piala Dunia 2026. Pelatih veteran (71 tahun) Portugal yang pernah melatih Ronaldo di Al-Nassr FC, Jorge Jesus, jadi kandidat pengganti. 

Advertisement

“Presiden (FPF) Pedro Proenca berhak memilih siapa pun pelatih yang dia anggap layak dan aku ingin berterima kasih kepadanya atas dukungannya dan semua yang dia lakukan,” tutur Martinez. 

Pilihan mundur Martinez seperti banyak yang menginginkan. Sebab, pelatih yang menangani Selecao das Quinas sejak 9 Januari 2023 dianggap menyia-nyiakan generasi emas Portugal saat ini. Lini tengah Portugal, misalnya, dianggap mewah dengan kombinasi duo Paris Saint-Germain, Vitinha dan Joao Neves, serta pemecah rekor umpan gol di Premier League, Bruno Fernandes (Manchester United).

Sebelumnya, Martinez juga menyia-nyiakan generasi emas Belgia yang dihuni Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Vincent Kompany, dan Thibaut Courtois.

Mantan gelandang serang Portugal Ricardo Quaresma mengkritisi ide-ide taktikal Martinez yang dia anggap kurang variatif. Termasuk saat dikalahkan Spanyol kemarin. “Sejak kedatangannya, aku belum pernah melihat Portugal bisa bermain bagus. Dia sudah mencoba 50 taktik, tetapi tidak satu pun dari taktiknya berhasil,” tuturnya seperti dilansir dari Diario AS.(ren/dns/gem) 

Laporan JPG, Arlington

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Piala Dunia 2026: Roberto Martinez Sebut Tidak Masuk Akal Mengeluarkan Ronaldo saat Portugal Memburu Gol

Piala Dunia 2026: Roberto Martinez Sebut Tidak Masuk Akal Mengeluarkan Ronaldo saat Portugal Memburu Gol

Pelatih Portugal asal Spanyol Roberto Martinez mengatakan tidak masuk akal menarik Cristiano Ronaldo yang sedang tampil buruk.

Roberto Martinez Sebut Cristiano Ronaldo Tidak Memikirkan Perpisahan dengan Portugal

Roberto Martinez Sebut Cristiano Ronaldo Tidak Memikirkan Perpisahan dengan Portugal

Pelatoh Timnas Portugal asal Spanyol, Roberto Martinez mengatakan Cristiano Ronaldo tidak memikirkan perpisahan dengan Sellecao das Quinas.

Gol Menakjubkan Sidny Lopes Cabral ke Gawang Argentina Terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026

Gol Menakjubkan Sidny Lopes Cabral ke Gawang Argentina Terpilih sebagai Gol Terbaik Piala Dunia 2026

Gol melengkung Sidny Lopes Cabral dari Tanjung Verde ke gawang Argentina memenangkan voting publik sebagai gol terbaik di Piala Dunia 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer