Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semifinal Ideal 

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Gelandang Prancis Manu Kone, Michael Olise dan penye­rang Prancis Kylian Mbappe mengikuti sesi latihan di Bentley University di Waltham, Ahad (12/7/2026). (FRANCK FIFE/AFP )
Gelandang Prancis Manu Kone, Michael Olise dan penye­rang Prancis Kylian Mbappe mengikuti sesi latihan di Bentley University di Waltham, Ahad (12/7/2026). (FRANCK FIFE/AFP )

Advertisement

 

WASHINGTON DC (RIAUPOS.CO) - Untuk pertama kali­nya dalam sejarah, empat tim penghuni empat besar Ranking FIFA lolos bersamaan ke semifinal Piala Dunia. Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris mencatatkan sejarah tersebut pada Piala Dunia 2026. 

Catatan sejarah lainnya, ini juga menjadi semifinal pertama sejak 1990 yang seluruh pesertanya pernah mengangkat trofi Piala Dunia. Prancis akan menghadapi Spanyol di Arlington, sedangkan Argentina ditantang Inggris di Atlanta.

Advertisement

Di antara keempat semi­finalis, Argentina menjadi tim tersukses dengan tiga gelar juara (1978, 1986, 2022). Prancis menyusul dengan dua gelar (1998, 2018), sedangkan Inggris dan Spanyol masing-masing sekali menjadi juara, yakni pada 1966 dan 2010. Total, empat negara tersebut telah mengoleksi 7 trofi Piala Dunia.

Sesuai “Skenario Awal”

Komposisi semifinal ideal itu tidak sepenuhnya lahir secara kebetulan. Pada Piala Dunia 2026 ini, FIFA untuk pertama kalinya menerapkan prosedur undian baru. Yakni dengan menem­patkan empat tim berperingkat tertinggi di jalur fase gugur yang berbeda.

Advertisement

Baca Juga: Kritik Rencana 64 Kontestan PD 2030

Menurut FIFA, skema tersebut dibuat untuk “menjaga keseimbangan kompetisi” (competitive balance). Dengan begitu, jika sama-sama menjadi juara grup, maka dua tim peringkat teratas dunia dipastikan tidak akan saling bertemu sebelum final. Sementara itu, empat unggulan teratas baru berpotensi berhadapan mulai babak semifinal.

Jalan Tetap Tidak Mudah

Meski begitu, skema tersebut tidak menjamin tim-tim unggulan melaju dengan mulus. Spanyol, misalnya. Mereka harus menunggu gol penentu pada menit-menit akhir untuk mengalahkan Portugal pada babak 16 Besar dan Belgia di perempat final.

Argentina pun dua kali dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu saat menghadapi Tanjung Verde (babak 32 Besar) dan Swiss (perempat final). Bahkan, Albiceleste -julukan Argentina- sempat tertinggal dua gol sebelum bangkit mengalahkan Mesir.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Aroma Perang Malvinas Bayangi Duel Panas Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Aroma Perang Malvinas Bayangi Duel Panas Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Perang Malvinas bakal terjadi lagi. Kali ini perang di lapangan hijau. Argentina kembali bentrok dengan Inggris di Semifinal Piala Dunia

Dua Gol Bellingham Bawa Inggris Singkirkan Norwegia untuk Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Dua Gol Bellingham Bawa Inggris Singkirkan Norwegia untuk Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Jude Bellingham membawa Inggris lolos ke semifinal Piala Dunia lewat dua golnya untuk menyingkirkan Norwegia 2-1 lewat perpanjangan waktu,

Semifinal Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Prancis Harus Takut pada Kami

Semifinal Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Prancis Harus Takut pada Kami

jelang laga semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol, winger La Furia Roja Lamine Yamal mengatakan Prancis harus takut pada Spanyol..

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer