Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Milik Allenatore Italia

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Ruben amorim Pelatih AC Milan. (afp)
Ruben amorim Pelatih AC Milan. (afp)

Advertisement

ROMA (RIAUPOS.CO) - Cristian Chivu jadi pelatih asing tersukses Inter Milan setelah mempersembahkan scudetto Serie A musim lalu. Musim ini, rival sekota Inter, AC Milan, ikut memercayakan kursi pelatihnya kepada pelatih asing Ruben Amorim. 

Kehadiran Amorim bukan hanya membuat Serie A musim ini memiliki tujuh allenatore asing. Jumlah pelatih non-Italia terbanyak sejak tiga poin per kemenangan diberlakukan di Serie A pada musim 1994-1995. Pelatih berkebangsaan Portugal itu sekaligus mencatatkan musim anomali Serie A. Terutama dalam sejarah derby della Madonnina. 

Sejak 2009-2010, baru musim ini derbi Milan jadi panggung dua allenatore non-Italia. Yaitu sejak Jose Mourinho (Portugal) dengan Inter melawan AC Milan yang dinahkodai Leonardo Araujo (Brazil). “(AC) Milan bersama Amorim bakal lebih hebat dibandingkan musim lalu,” kata analis sepak bola Italia Fabio Ravezzani di Telebombardia. 

Advertisement

Baca Juga: Jojo Pastikan Tiket Babak 16 Besar

Didukung Belanja Besar

Amorim juga diperkuat manajemen Rossoneri –sebutan AC Milan– dengan suntikan dana besar di bursa transfer musim panas.  Anggaran belanja Rossoneri telah menyentuh EUR 160 juta (Rp3,3 triliun) dengan striker RC Strasbourg Diego Moreira merupakan nama terbaru yang datang. Nilai transfernya EUR 50 juta (Rp1,03 triliun). 

Advertisement

Bandingkan dengan Chivu yang “hanya” menghabiskan EUR 71,2 juta (Rp1,47 triliun). Meski begitu, gelandang jangkar (regista) Inter Hakan Calhanoglu masih yakin dengan dominasi Inter musim ini. “Akan ada banyak hal yang harus kami tuntaskan bersamanya (Chivu) musim ini,” kata Calha –sapaan akrabnya– dikutip dari Football Italia. 

Tedesco Pernah Tolak Rossoblu

Seperti Amorim, Domenico Tedesco juga datang ke Serie A musim ini dengan status sebagai pelatih asing alias berkebangsaan Jerman. Tedesco menangani Bologna FC. Bagi Tedesco, Italia masih punya keterikatan dengannya karena dia lahir di Rossano, kota di sisi selatan Negeri Pizza.

Tedesco diketahui pernah melewatkan tawaran menukangi Rossoblu –julukan Bologna FC. Yaitu setelah tidak lagi jadi der trainer RB Leipzig musim panas 2022. Vakum selama semusim, Tedesco kemudian balik melatih dengan menukangi timnas Belgia. 

“Saat tawaran itu (melatih Rossoblu) datang tahun ini, saya pikir ‘Sekaranglah waktu yang tepat’,” kata Tedesco saat Tuttomercatoweb. Tedesco dibebani target membawa Rossoblu lolos ke ajang antarklub Eropa. Musim lalu, Rossoblu main di Liga Europa. Musim ini, klub milik miliader Kanada Joey Saputo itu absen karena finis kedelapan di Serie A musim lalu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Selesaikan Transfer €30 Juta dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: Saatnya untuk Babak Baru

Selesaikan Transfer €30 Juta dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: Saatnya untuk Babak Baru

Selesaikan transfer 30 juta Euro dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: mengatakan saatnya untuk memulai babak baru,

Bek Inter Milan Dimarco Tak Sabar Hadapi AC Milan dan Juventus dalam Laga Persahabatan Jelang Dimulainya Seri A

Bek Inter Milan Dimarco Tak Sabar Hadapi AC Milan dan Juventus dalam Laga Persahabatan Jelang Dimulainya Seri A

derbi milan dalam laga persahabatan inter milan vs ac milan di stadion optus,rabu (5/8/2026) sore dinanti bek federico dimarco jelang seri A

Inter Milan Doblete  Chivu Dinilai Sempurna

Inter Milan Doblete  Chivu Dinilai Sempurna

Inter Milan raih doblete Serie A dan Coppa Italia 2025/2026 di bawah pelatih Cristian Chivu yang dinilai sempurna.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer