Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Come Back di San Siro dan Olimpico

T
Penulis: Tim Redaksi❯
Penyerang Inter Milan  Lautaro Martinez (dua kiri) merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Inter Milan melawan Napoli di Stadion San Siro, Milan, Ahad (6/9/2026).  (Isabella BONOTTO/AFP)
Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez (dua kiri) merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Inter Milan melawan Napoli di Stadion San Siro, Milan, Ahad (6/9/2026). (Isabella BONOTTO/AFP)

Advertisement

 

MILAN (RIAUPOS.CO) - Dua klub teratas Serie A, AS Roma dan Inter Milan, sama-sama meraih kemenangan lewat come back pada giornata ketiga, Ahad (6/9) dini hari WIB. Inter bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan SSC Napoli 3-2 di San Siro. Sedang­kan Roma membalikkan keadaan saat menghadapi Atalanta BC di Olimpico.

Inter, yang tampil lebih dulu, tertinggal dua gol melalui Matteo Politano (50’) dan Rasmus Hojlund (53’). Meski kebobolan karena kesa­lahan sendiri, allenatore Cristian Chivu puas dengan respons Lautaro Martinez dkk. Kemenangan itu sempat membawa Nerazzurri -julukan Inter- ke puncak, menggeser Roma selama beberapa jam.

Advertisement

“Kami seharusnya bisa mengelola situasi saat tertinggal dengan lebih baik. Namun, saya sangat menyukai reaksi tim. Kami tidak terpecah, tetap mempertahankan identitas dan meningkatkan intensitas permainan,” kata Chivu kepada DAZN.

Lautaro Jadi Pembeda

Advertisement

Inter bangkit melalui sang kapten, Lautaro Martinez. Penyerang asal Argentina itu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-56, sebelum Marcus Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-82. Lautaro kemudian mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-91.

Selepas mencetak gol penentu, Lautaro langsung berlari ke tribun dan memanjat pagar pembatas. Thuram ikut bergabung dalam selebrasi bersama suporter tersebut, seolah menandai kembalinya duet ThuLa (Thuram-Lautaro) yang musim lalu mengoleksi 30 gol di Serie A.

“Dia adalah kapten sekaligus pemimpin kami. Dia baru bermain di Piala Dunia dan sekarang kembali memberikan yang terbaik untuk tim. Dia membawa kami meraih kemenangan, dan bisa melakukannya dengan cara seperti ini, sungguh luar biasa,” kata Thuram dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Soule Pastikan Victory

Beberapa jam kemudian, langkah Inter diikuti Roma. Bedanya, Giallorossi -julukan Roma- sempat mendominasi pertandingan sejak awal. Mereka bahkan melepaskan 35 tembakan, berbanding enam milik Atalanta. Tetapi dominasi tersebut tidak langsung menghasilkan gol.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Riau PosIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Artikel Terkait

Lautaro Martínez Selamatkan Kemenangan Inter Milan atas Napoli lewat Gol di Injury Time

Lautaro Martínez Selamatkan Kemenangan Inter Milan atas Napoli lewat Gol di Injury Time

Kapten Lautaro Martínez mencetak dua gol untuk membawa Inter Milan melakukan comeback hebat atas Napoli di injury time.

Selesaikan Transfer €30 Juta dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: Saatnya untuk Babak Baru

Selesaikan Transfer €30 Juta dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: Saatnya untuk Babak Baru

Selesaikan transfer 30 juta Euro dari Tottenham ke Inter Milan, Djed Spence: mengatakan saatnya untuk memulai babak baru,

Bek Inter Milan Dimarco Tak Sabar Hadapi AC Milan dan Juventus dalam Laga Persahabatan Jelang Dimulainya Seri A

Bek Inter Milan Dimarco Tak Sabar Hadapi AC Milan dan Juventus dalam Laga Persahabatan Jelang Dimulainya Seri A

derbi milan dalam laga persahabatan inter milan vs ac milan di stadion optus,rabu (5/8/2026) sore dinanti bek federico dimarco jelang seri A

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer